Dokumentasi Berita Sains (2008-2013)
HOME - ARSIP - PENCARIAN

Peran BABINKAMTIBMAS meningkatkan Partisipasi Masyarakat Untuk Mencegah Penyalahgunaan Narkoba

(kesimpulan) Dalam rangka pelaksanaan pembinaan Kamtibmas diprioritaskan upaya-upaya pencegahan terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi baik ancaman maupun gangguan Kamtibmas khususnya yang terjadi di wilayah Pores Semarang Timur. Untuk membantu dalam kelancaran pelaksanaan tugas sesuai dengan Juklap No. Pol: Bujuklap/17/VII/1997 tentang Bintara Polri Pembina Kamtibmas. Dengan adanya program Babinkamtibmas yang dibentuk Polri saat ini telah dilaksanakan dan diharapkan dapat mewujudkan pengamanan swakarsa di tengah-tengah masyarakat.

Babinkamtibmas dimaksudkan dengan kehadiran seorang anggota Polri di masyarakat sebagai motivator atau penggerak masyarakat untuk mewujudkan pengamanan swakarsa, sehingga dengan kehadiran Babinkamtibmas di desa/kelurahan diharapkan dapat mencegah atau mengurangi tindak kejahatan terutama penyalahgunaan Narkoba, jika tidak diperhatikan dapat meresahkan masyarakat di pedesaan/kelurahan setempat. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Badan Narkoba Nasional Republik Indonesia bahwa “Penyalahgunaan Narkoba adalah penggunaan Narkoba diluar keperluan medis, tanpa pengawasan dikter, dan merupakan perbuatan melanggar hukum” (Undang-Undang No.22, tahun 1997).

Beberapa kasus kejahatan yang sering terjadi beragam penyebabnya salah satunya adalah penyalahgunaan Narkoba. Hal ini terjadi karena adanya kesenjangan social yang semakin tajam dan persaingan hidup yang sangat keras, mudah merangsang timbulnya konflik satu sama yang lainnya. Tuntutan hidup yang semakin tinggi membuat setiap individu berupaya dengan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup tersebut. Dampak kesejangan social ini berakibat terjadinya perubahan social dan juga berpengaruh terhadap bidang keamanan. Permasalahan ini perlu diatasai agar masyarakat dapat melakukan kegiatannya secara tidak resah.

Tujuan operasional dalam penelitian ini sesuai dengan Petunjuk Lapangan Kapolri No. Pol: Bjuklap/17/VII/1997 tanggal 18 Juli 1997 yaitu peran Babinkamtibmas.Tempat penelitian dilakukan di wilayah hukum Polres Semarang Timur. Data diperoleh dari data primer dan sekunder. Dari seluruh pembahasan yang dikemukakan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa peran tugas Babinkamtibmas dalam menghadapi kondisi masyarakat terutama dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba, guna meningkatkan keamanan, ketertiban masyarakat dapat berjalan dengan baik namun dalam peran tugasnya sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, adapun faktor-faktor yaitu keamanan, terbatasnya sarana dan prasarana serta anggaran, kurang pengawasan dan pengendalian oleh atasan langsung, partisipasi masyarakat masih kurang serta masih rendahnya tingkat kesadaran hukum masyarakat terutama dalam kejahatan penyalahgunaan narkoba.

Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan peran Babinkamtibmas, terutama dalam rangka mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba adalah bidang pembinaan dan bidang operasional.

Artikel Lainnya: