Dokumentasi Berita Sains (2008-2013)
HOME - ARSIP - PENCARIAN

Daftar Istilah Dalam Konsep Kualitas Manajemen Bisnis

(kesimpulan)

Acceptance criteria
Standar-standar terhadap suatu pembandingan yang dibuat untuk penilaian kesesuaian.

Accreditation
Suatu proses di mana organisasi diberi wewenang untuk melakukan sertifikasi kesesuaian terhadap standar-standar dari persyaratan yang ditetapkan.

Activities affecting
Suatu aktivitas yang mempengaruhi penentuan features dan quality karakteristik produk (barang dan/atau jasa), spesifikasi, prestasi atau verifikasi atau cara-cara merencanakan, meng¬organisasikan, mengendalikan, menjamin, atau memperbaiki produk itu.

Adequacy audit
Suatu audit yang dilakukan untuk menetapkan bahwa dokumentasi sistem kualitas secara memuaskan memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditetapkan dalam standar sistem kualitas itu. Dikenal dengan nama lain sebagai audit dokumentasi (documentation audit)

Annual quality report
Laporan kualitas tahunan yang berfokus pada perform ansi kualitas. Laporan tahunan tradisional berfokus pada performansi keuangan. Laporan kualitas tahunan dapat digabungkan dengan laporan tahunan atau dapat dibuat secara terpisah.

Approved
Suatu konfirmasi bahwa sesuatu telah memenuhi persyaratan-persyaratan dari standar-standar yang ditetapkan.

ASQC
Organisasi terkemuka di Amerika Serikat yang menjalankan aktivitasnya untuk pengendalian kualitas, jaminan kualitas, dan pengembangan manajemen kualitas.

Assessment
Tindakan penentuan kesesuaian dengan persyaratan-persyaratan dari standar-standar yang ditetapkan.

Assurance
Bukti (verbal atau tertulis) yang memberikan kepercayaan bahwa sesuatu akan atau tidak akan terjadi.

Audit
Suatu pengujian atas catatan-catatan atau aktivitas-aktivitas untuk menguji keakuratannya, biasanya dilakukan oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab alas catatan¬catatan atau aktivitas-aktivitas itu.

Auditee
Organisasi yang sedang diaudit.

Benchmarking
Studi proses atau sistem dari unit atau perusahaan lain untuk dibandingkan dengan unit atau perusahaan kita agar dapat diadopsi praktek terbaik dari yang terbaik.

Brainstorming
Suatu proses tanpa penilaian untuk memperoleh ide-ide dari banyak peserta pertemuan atau kelompok.

Capability
Kemampuan melaksanakan aktivitas-aktivitas yang ditugaskan dan mencapai basil yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Certification
Suatu proses di mana produk, proses, orang, atau organisasi dinilai memenuhi persyaratan yang dispesifikasikan.

Certification body
Suatu organisasi yang berkompeten untuk menjalankan program sertifikasi.

Clause of the standard
Suatu paragraf bernomor atau sub-bagian dari standar yang terdiri dari satu atau lebih persyaratan yang berkaitan, seperti: 4.10.3. Catatan: setiap item dalam suatu daftar juga merupakan klausul.

Company
Suatu terminologi yang mengacu kepada unit bisnis, yang bertujuan untuk menawarkan produk (barang dan/atau jasa).

Compatibility
Kemampuan sesuatu (entities) untuk digunakan bersama di bawah kondisi spesifik guna memenuhi kebutuhan yang relevan.

Compliance
Suatu kesimpulan bahwa produk (barang dan/atau jasa) memenuhi persyaratan dari standar-standar spesifik.

Concession
Izin yang diberikan oleh suatu otoritas penerimaan untuk menawarkan produk (barang dan/atau jasa) yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Conformity
Pemenuhan dari persyaratan yang dispesifikasikan. Sama dengan compliance atau conformance.

Conforms to specified requirements
Memenuhi persyaratan yang telah dispesifikasikan oleh pelanggan atau pasar.

Contract
Suatu perjanjian formal yang dilakukan oleh pelanggan dan pemasok (dapat berakibat diambil tindakan hukum) berkaitan dengan performansi pelayanan atau penyerahan produk (barang dan/atau jasa) pada tingkat biaya yang dibebankan kepada pelanggan sesuai dengan bentuk dan kondisi yang dinyatakan dalam perjanjian itu. Suatu pesanan yang diterima, dapat dianggap sebagai kontrak.

Contract review
Aktivitas sistematik yang dilakukan sebelum menandatangani kontrak, guna menjamin bahwa persyaratan untuk kualitas telah didefinisikan secara tepat, bebas dari kesalah¬pahaman, terdokumentasi dan dapat direalisasikan oleh perusahaan.

Contractor
Penawar produk (barang dan/atau jasa) kepada pelanggan. Dalam sistem kualitas ISO 9000 disebut sebagai pihak pertama (first party), dan dikenal dengan nama lain sebagai pemasok (supplier), yaitu orang atau organisasi yang mengikat kontrak dengan pelanggan untuk menyerahkan produk sesuai persyaratan kualitas yang dispesifikasikan.

Contractual requirements
Persyaratan-persyaratan yang dispesifikasikan dalam kontrak.

Control
Tindakan pencegahan atau pengaturan perubahan dalam parameter, situasi, atau kondisi.

Control chart
Peta yang menyatakan apa yang merupakan penyebab umum dan penyebab khusus,dalam terjadinya variasi, sehingga manajer akan mengetahui kapan harus mengambil tindakan korektif.

Control methods
Cara-cara tertentu dari pengendalian.

Controlled conditions
Pengaturan yang memberikan pengendalian atas semua faktor yang mempengaruhi hasil.

Corrective action
Suatu tindakan yang diambil untuk menghilangkan penyebab dari suatu nonkonformitas (nonconformity), kerusakan, atau situasi yang tidak diinginkan, untuk mencegah agar tidak terulang kembali.

Criteria for workmanship
Standar-standar penerimaan berdasarkan pada ukuran-ukuran kualitatif dari suatu performansi.

Cross functional team
Suatu tim perbaikan kualitas yang terdiri dari wakil-wakil yang berasal dari departemen-departemen yang berbeda dalam organisasi.

Customer
Penerima produk yang diberikan oleh pemasok. Dalam sistem kualitas ISO 9000 disebut sebagai pihak kedua (second party).

Customer complaints
Suatu laporan yang bertentangan (verbal atau tertulis), yang diterima oleh pemasok dari pelanggan.

Customer focus
Berfokus pada apa yang diinginkan oleh pelanggan agar dapat memberikan kepuasan pada pelanggan itu.

Customer satisfaction
Memenuhi atau melebihi kebutuhan pelanggan.

Customer satisfaction surveys
Survai yang dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan dari pelanggan (internal atau eksternal).

Data
Informasi kejadian yang diorganisasikan dalam suatu bentuk yang sesuai untuk analisis secara manual atau dengan menggunakan komputer. Data merupakan input dalam sistem informasi.

Delighting customers
Pelanggan yang "terkejut" dan sangat puas karena memperoleh produk melebihi ekspektasinya.

Dependability
Kumpulan terminologi yang digunakan untuk menjabarkan performansi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, seperti: reliability performance, maintainability performance, dan maintain support performance. Dependability merupakan aspek kualitas yang berkaitan dengan waktu.

Documented procedures
Prosedur-prosedur yang secara formal dinyatakan dalam suatu medium yang dapat digandakan seperti kertas atau disk komputer.

Evidence of conformance
Dokumen yang menyatakan bahwa suatu entity memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan.

Fishbone or cause and effect diagram
Alat kualitas yang dikembangkan oleh Kaouru Ishikawa dari Jepang yang berguna untuk mendaftarkan penyebab-penyebab dari masalah.

Focus group
Kelompok kecil yang dipimpin oleh fasilitator terlatih yang dibentuk untuk tujuan mengeksplorasi suatu topik atau sekumpulan pertanyaan. Kelompok fokus biasanya membantu perusahaan dalam mengeksplorasi kebutuhan dan keinginan pelanggan secara lebih dalam.

Hoshin planning
Perencanaan strategis pada perusahaan-perusahaan Jepang yang berfokus pada penyebarluasan kebijaksanaan yang berkaitan dengan isu-isu tentang identifikasi tujuan perencanaan serta tindakan yang harus diambil oleh manajemen dan karyawan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Terdapat tiga proses dasar dalam Hoshin planning, yaitu: perencanaan umum (general planning), perencanaan menengah (intermediate planning), dan perencanaan terperinci (detailed planning). Alat-alat yang digunakan dalam perencanaan umum adalah: affinity chart, interrelationship dia¬gram. Alat-alat yang digunakan dalam perencanaan menengah adalah: tree diagram, matrix diagram, dan matrix data analysis. Alat-alat yang digunakan dalam perencanaan terperinci adalah: process decision program chart dan arrow diagram. Ketujuh alat dalam hoshin planning ini disebut sebagai tujuh alat manajemen (the seven management tools).

Implementation audit
Suatu audit yang dilakukan untuk menetapkan apakah praktek-praktek aktual sesuai dengan sistem kualitas yang didokumentasikan itu. Dikenal dengan nama lain sebagai conformance audit or compliance audit.

In-process
Di antara awal dan akhir dari suatu proses, disebut sebagai dalam proses.

Instructions
Pengarahan tertulis secara terperinci yang diberikan berkaitan dengan aktivitas yang dikerjakan.

Joint planning
Suatu proses perencanaan yang melibatkan perusahaan, pemasok, dan pelanggan.

Kaizen
Istilah dalam bahasa Jepang yang berarti perbaikan terus-menerus (continuous improvement) dalam segala hal.

Lead auditor
Individu yang ditugaskan oleh lembaga registrasi untuk bertanggung jawab terhadap audit kualitas dari suatu perusahaan. Pemimpin tim yang mengkoordinasikan dan me¬ngendalikan tim auditor.

Major nonconformity
Ketiadaan atau kegagalan total dari kondisi untuk memenuhi semua persyaratan dari klausul dalam sistem kualitas. Sejumlah minor nonconformities yang terdaftar dari satu klausul dapat menyebabkan kegagalan total dari kondisi untuk memenuhi persyaratan klausul itu dan dengan demikian dipertimbangkan sebagai major nonconformity.

Management representative
Orang yang ditunjuk oleh manajemen untuk bertindak mewakili manajemen dalam mengelola sistem kualitas. Suatu evaluasi kualitas secara formal oleh manajemen puncak tentang status dan kecukupan dari sistem kualitas dalam kaitannya dengan kebijaksanaan kualitas dan tujuan-tujuan baru yang diakibatkan oleh perubahan keadaan.

Minor nonconformity
Kegagalan memenuhi satu persyaratan dalam klausul standar sistem kualitas, atau pengamatan tunggal yang tidak memenuhi persyaratan dari klausul standar sistem kualitas itu.

Nationally recognized standards
Standar-standar pengukuran yang telah diakui oleh suatu badan akreditasi nasional.

Paradigm shift
Perubahan mendasar dalam salah satu pandangan atau pendekatan atau model.

Pareto principle
Dalam setiap fenomena, hanya sedikit yang berkontribusi penting untuk memperoleh hasil yang besar. Demikian sebaliknya, hanya sedikit yang berkontribusi penting untuk mendatangkan masalah besar. Tugas manajer adalah mengidentifikasi: sedikit tetapi penting, untuk memisahkannya dari banyak tetapi tidak penting, kemudian memfokuskan perhatian pada sedikit tetapi penting itu.

Policy
Suatu petunjuk bagi tindakan manajemen dan karyawan.

Preventive action
Suatu tindakan yang diambil untuk menghilangkan penyebab potensial dari ketidaksesuaian, kerusakan, atau situasi yang tidak diinginkan, untuk mencegah agar kejadian itu tidak terulang kembali.

Procedure
Suatu sekuens langkah-langkah untuk melaksanakan akti¬vitas rutin. Prosedur yang didokumentasikan disebut prosedur tertulis atau prosedur terdokumentasi. Suatu prosedur seharusnya menetapkan tujuan dan lingkup dari suatu aktivitas, apa yang dikerjakan dan oleh siapa, di mana dan bagaimana aktivitas itu harus dikerjakan, apa material, peralatan, dan dokumen yang harus digunakan, serta bagaimana aktivitas itu harus dikendalikan dan dicatat.

Process
Suatu sekuens tugas yang mengkombinasikan penggunaan tenaga kerja, mesin, metode, alat-alat, lingkungan, material dan instrumentasi, guna mengkonversi input tertentu ke dalam output yang bernilai tambah.

Process capability
Kemampuan yang melekat pada proses untuk beroperasi di bawah kondisi sekarang.

Process design
Aktivitas yang digunakan untuk menyusun langkah-langkah dan merupakan alat untuk mencapai sasaran proses.

Process parameters
Variabel-variabel, batasan-batasan, atau konstanta dari suatu proses yang membatasi atau menentukan hasil-hasil dari proses itu.

Product
Segala sesuatu yang dihasilkan melalui usaha manusia, pro¬ses clam, atau proses yang dikerjakan oleh manusia. Dengan demikian produk merupakan hasil dari aktivitas atau proses. Suatu produk dapat berwujud (tangible), tak berwujud (intangible), atau kombinasi keduanya.

Product liability
Suatu nama generik yang digunakan untuk menjabarkan tanggung jawab dari produsen atau lainnya untuk membuat pembayaran kembali (restitution) apabila terjadi kecacatan atau kehilangan dari produk yang diserahkan itu. Liability didefinisikan melalui hukum, sehingga mungkin berbeda dart negara yang satu ke negara yang lain, tergantung pada hukum nasional yang mengaturnya.

Production
Pembuatan produk.

Quality
Totalitas dari karakteristik suatu produk (barang dan/atau jasa) yang menunjang kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan yang dispesifikasikan. Kualitas sering kali diartikan sebagai segala sesuatu yang memuaskan pelanggan atau konformans terhadap persyaratan atau kebutuhan.

Quality system elements
Bagian dari sistem yang diatur oleh sekumpulan persyaratan. Dalam sistem kualitas ISO 9000, elemen-elemen sistem kualitas merupakan sub-bagian dari standar-standar yang diidentifikasi melalui angka dua digit, seperti: 4.1, 4.2, 4.3, dst.

Quality accountability system
Suatu metodologi yang menggabungkan sasaran kualitas dalam proses rekrutmen karyawan, promosi karyawan, penilaian performansi, pemberian kompensasi.

Quality assessment system
Sistem penilaian kualitas yang bertujuan untuk mengevaluasi usaha-usaha perbaikan kualitas yang dilakukan oleh manajemen perusahaan.

Quality assurance
Semua tindakan terencana dan sistematik yang diimplementasikan dan didemonstrasikan guna memberikan kepercayaan yang cukup bahwa produk yang dihasilkan akan memenuhi persyaratan kualitas tertentu.

Quality audit
Suatu pengujian yang bersifat bebas dan sistematik untuk menentukan apakah aktivitas yang mempengaruhi kualitas dan basil-basil yang terkait mengikuti ketentuan yang telah direncanakan dan apakah ketentuan-ketentuan ini dimplementasikan secara efektif dan sesuai untuk mencapai tujuan. Audit kualitas dilakukan oleh orang yang tidak mempunyai tanggung jawab langsung dalam area yang sedang diaudit.

Quality Auditor
Orang yang memiliki kualifikasi tertentu untuk melakukan audit kualitas. Kualifikasi itu diperoleh melalui pelatihan tentang persyaratan-persyaratan yang ditetapkan dalam suatu sistem kualitas tertentu.

Quality circle
Suatu kelompok kecil karyawan yang terdiri dari lima sampai delapan orang yang sering melakukan pertemuan untuk membahas masalah-masalah kualitas di tempat kerja serta usaha-usaha perbaikan kualitas. Dalam bahasa Indonesia disebut sebagai gugus kendali mutu (GKM).

Quality conformance
Derajat atau tingkat suatu produk (barang dan/atau jasa) memenuhi persyaratan yang dispesifikasikan.

Quality control
Teknik-teknik dan aktivitas operasional yang digunakan untuk memenuhi persyaratan kualitas yang telah dispesifikasikan.

Quality costs
Biaya-biaya yang ditimbulkan karena kegagalan. Biaya ak¬tual untuk menghasilkan produk adalah biaya tanpa kegagalan ditambah biaya kualitas (no-failure cost plus the quality costs). Biaya tanpa kegagalan adalah biaya yang dikeluarkan untuk mengerjakan sesuatu yang benar secara benar sejak pertama kali (doing the right things right first time). Biaya kualitas terdiri dari biaya pencegahan (prevention costs), biaya penilaian (appraisal costs), dan biaya kegagalan (failure costs).

Quality evaluation
Pengujian secara sistematik terhadap suatu entity (parts, produk, proses, atau organisasi) agar mampu memenuhi persyaratan kualitas yang dispesifikasikan. Suatu evaluasi kualitas dapat digunakan untuk menentukan kemampuan proses, kemampuan kualitas sub-kontraktor, dll. Hasil-hasil evaluasi kualitas dapat dipergunakan untuk tujuan-tujuan kualifikasi, memperoleh persetujuan, kontrak, registrasi, atau akreditasi.

Quality function deployment (QFD)
Suatu alat kualitas yang digunakan untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik dan features dari produk (barang dan/atau jasa). Seringkali mencakup pula bagaimana melihat pesaing menawarkan karakteristik dan features dari produk yang sama itu.

Quality improvement
Tindakan-tindakan yang diambil untuk meningkatkan nilai terhadap pelanggan melalui peningkatan efektivitas dan efisiensi dari proses dan aktivitas melalui struktur organisasi.

Quality management
Semua aktivitas dari fungsi manajemen secara keseluruhan yang menentukan kebijaksanaan kualitas, tujuan-tujuan dan tanggung jawab, serta mengimplementasikannya melalui alat-alat seperti: perencanaan kualitas (quality planning), pengendalian kualitas (quality control), jaminan kualitas (quality assurance), dan peningkatan kualitas (quality improvement). Tanggung jawab untuk manajemen kualitas ada pada semua level manajemen, tetapi harus dikendalikan dan diarahkan oleh manajemen puncak. Implementasi manajemen kualitas harus melibatkan semua anggota organisasi.

Quality manual
Suatu dokumen yang menyatakan kebijaksanaan kualitas dan menjabarkan sistem kualitas dari suatu organisasi. Suatu manual kualitas mungkin menyangkut keseluruhan atau sebagian aktivitas organisasi. Biasanya manual kualitas berisi atau mengacu pada kebijaksanaan kualitas, tanggung jawab, wewenang dan hubungan keterkaitan dari orang-orang yang mengelola, melakukan, menguji atau meninjau ulang pekerjaan yang mempengaruhi kualitas, prosedur-prosedur sistem kualitas dan instruksi-instruksi, pernyataan untuk peninjauan ulang, pembaharuan (updating), dan pengendalian (controlling) manual itu.

Quality motivation programs
Program-program perbaikan kualitas yang memotivasi karyawan untuk meningkatkan kualitas, termasuk sistem penghargaan dan pengakuan atas keberhasilan perbaikan kualitas itu.

Quality planning
Kondisi yang dibuat untuk mencegah kegagalan dalam memenuhi kebutuhan dan ekspektasi pelanggan serta sasaran organisasi. Perencanaan kualitas merupakan penetapan dan pengembangan tujuan dan kebutuhan untuk kualitas serta penerapan sistem kualitas.

Quality plans
Rencana-rencana yang ditetapkan untuk mendefinisikan bagaimana persyaratan kualitas yang dispesifikasikan itu akan dicapai, dikendalikan, dijamin, dan dikelola untuk kontrak atau proyek spesifik.

Quality policy
Tujuan dan arah kualitas secara keseluruhan dari suatu organisasi yang secara formal dinyatakan oleh manajemen puncak. Kebijaksanaan kualitas dapat dijadikan sebagai suatu petunjuk untuk berpikir, bertindak, dan membuat keputusan berkaitan dengan perbaikan sistem kualitas.

Quality problems
Perbedaan antara kualitas yang dicapai dan kualitas yang dibutuhkan atau diinginkan.

Quality records
Bukti obyektif dari features dan karakteristik produk yang dicapai, dan proses yang diterapkan terhadap pengembang¬an, desain, produksi, instalasi, pemeliharaan, dan pem¬buangan. Catatan kualitas mencakup juga catatan penilaian, hasil-hasil audit, dan pengujian lain dari suatu organisasi yang bertujuan menentukan kemampuan mencapai kebutuhan kualitas tertentu, kemampuan telusur (traceability), tindakan korektif, dll.

Quality requirements
Persyaratan yang berkaitan dengan features dan karakteristik dari produk yang dibutuhkan agar memenuhi kepuasan tertentu.

Quality surveillance
Pemantauan dan verifikasi terus-menerus dari status suatu entity (parts, produk, organisasi, d11), serta analisis dari catatan-catatan kualitas yang ada agar menjamin bahwa persyaratan-persyaratan standar sistem kualitas tetap dipenuhi.

Quality system
Struktur organisasi, tanggung jawab, prosedur, proses dan sumber daya untuk mengimplementasikan manajemen kualitas. Sistem kualitas dari suatu organisasi dirancang teruta¬ma untuk memenuhi kebutuhan dari organisasi itu dalam perbaikan kualitas. Dengan demikian sistem kualitas dapat juga dinyatakan sebagai suatu sistem yang diperlukan untuk mencapai, mendukung, dan meningkatkan kualitas. Sistem kualitas terdiri dari elemen-elemen kualitas.

Quality system requirements
Persyaratan-persyaratan yang berkaitan dengan desain, pengembangan, implementasi, dan pemeliharaan sistem kualitas.

Registration
Suatu proses pencatatan secara terperinci dari organisasi berkaitan dengan penilaian kemampuannya untuk memenu¬hi persyaratan-persyaratan standar yang ditetapkan. Dalam sistem kualitas ISO 9000, registrasi merupakan pengujian formal oleh suatu lembaga registrasi ISO 9000, yang menunjukkan bahwa suatu organisasi telah diaudit dan me¬menuhi persyaratan-persyaratan standar dalam sistem kualitas ISO 9000.

Reliability
Kemampuan suatu item untuk berfungsi di bawah kondisi yang dinyatakan (kondisi tertentu) selama periode waktu yang dinyatakan pula (periode waktu tertentu).

Root cause analysis
Suatu proses terstruktur untuk menentukan apa yang menjadi akar penyebab dari suatu masalah. Diagram sebab-akibat (fishbone of cause-and effect diagram) sering digunakan untuk membantu proses brainstorming dalam mengung¬kapkan penyebab yang mungkin dari suatu masalah.

Stakeholders
Semua orang yang berkepentingan berkaitan dengan sesuatu hal, dapat berasal dari dalam organisasi maupun dari luar organisasi.

Statistical process contol (SPC)
suatu terminologi yang digunakan antara tahun 1970-an sampai 1990-an, untuk menjabarkan penggunaan alat-alat statistika dalam memantau dan meningkatkan performansi proses menghasilkan produk berkualitas.

Statistical quality control (SQC)
Terminologi yang digunakan antara tahun 1950-an sampai 1960-an, yang memiliki pengertian sama dengan statistical process control.

Steering committee
Suatu kelompok yang memberikan petunjuk dan meng¬koordinasikan usaha-usaha perbaikan kualitas dalam suatu organisasi. Komite pengarah tidak sama dengan komite eksekutif (executive committee), di mana komite pengarah beranggotakan wakil-wakil yang dipilih oleh manajemen untuk bertanggung jawab langsung dalam pengarahan dan koordinasi usaha-usaha perbaikan kualitas itu. Komite pengarah dikenal juga dengan nama lain sebagai dewan kua¬litas (quality council).

Strategic analysis
Analisis dari sasaran perusahaan berkaitan dengan kepuasan pelanggan dan daya saing perusahaan dalam pasar global.

Strategic Planning
Suatu rencana yang menggunakan analisis strategis untuk mengembangkan sasaran, dan suatu rencana implementasi untuk memenuhi sasaran itu.

Strategic quality plan
Suatu rencana terintegrasi yang disusun berdasarkan penglihatan pada pelanggan, pesaing, dan kekuatan serta kelemahan perusahaan. Sasaran dan proses implementasi biasa¬nya merupakan bagian dari rencana kualitas strategic ini.

Subcontractor
Orang atau perusahaan yang masuk ke dalam subkontrak dan menerima beberapa tanggung jawab dari kontraktor. Dalam sistem kualitas ISO 9000, orang atau perusahaan yang memasok parts atau material ke perusahaan pembuat barang jadi, disebut sebagai subcontractor.

Suggestion system
Suatu cara sistematik untuk menjaring ide-ide dari karyawan. Sistem ini dapat bersifat pasif dengan menggunakan kotak saran, e-mail; atau bersifat aktif melalui petemuan-pertemuan, wawancara terfokus, dll.

Total quality service (TQS)
Rekayasa ulang proses pelayanan agar memenuhi kebutuhan kualitas pelanggan, termasuk penetapan harga yang kompetitif. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kepuasan total pelanggan secara terus-menerus.

Traceability
Kemampuan menelusuri sejarah, aplikasi, penggunaan, dan lokasi dari suatu produk individual atau karakteristiknya melalui angka-angka identifikasi yang tercatat. Kemampuan telusur dapat mengacu kepada produk (barang dan/atau jasa), kalibrasi dan hubungannya dengan pengukuran peralatan yang sesuai dengan standar-standar nasional mau¬pun internasional, dll.

Validation
Proses menentukan apakah suatu (entity) akan memenuhi tujuan untuk mana sesuatu (entity) itu telah dipilih atau dirancang.

Value-added manufacturing
Suatu metode manufakturing yang berusaha untuk menghilangkan pemborosan dalam proses manufakturing, serta menghilangkan tahap-tahap proses yang tidak memberikan nilai tambah kepada produk untuk pelanggan.

Verification
Tindakan untuk menetapkan ketepatan atau kebenaran dari suatu fakta, pernyataan, teori, atau kondisi.

Verification activities
Suatu penyelidikan khusus, pengujian, inspeksi, audit, peninjauan ulang, peragaan, analisis atau pembandingan dari data untuk menetapkan bahwa suatu sistem, produk, atau proses sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang di¬spesifikasikan.

Visibility plan
Usaha-usaha serius dan sadar untuk membuat perbaikan hasil-hasil terhadap karyawan, pemasok, subkontraktor, pemilik saham, dan pelanggan. Rencana ini biasanya mencakup bagaimana mengkomunikasikan ceritera-ceritera keberhasilan melalui majalah perusahaan, media massa, pertemuan, dll.

Vision
Penglihatan jauh ke masa depan dari manajemen serta merupakan kondisi ideal yang ingin dicapai oleh perusahaan di masa depan itu. Visi memberikan arah dan inspirasi kepada manajemen dalam proses pembuatan keputusan agar setiap keputusan yang dibuat itu berlandaskan pada visi perusahaan serta memungkinkan untuk mencapai visi perusahaan itu.

Zero defects
Suatu program perbaikan kualitas yang mengubah sikap pekerja tentang kualitas dengan menekankan pada performansi bebas kesalahan.

Artikel Lainnya: