Dokumentasi Berita Sains (2008-2013)
HOME - ARSIP - PENCARIAN

Partisipasi Aktif Siswa di Kelas

(kesimpulan) Pendidikan adalah salah satu ”cornerstones” untuk mencapai sukses. Tingkat pendidikan akan membantu menentukan satu dari berbagai jenis pekerjaan, tingkat pendapatan, dan status di dalam masyarakat. Oleh karena itu, kesuksesan siswa di kelas dapat memiliki dampak jangka panjang pada individu. Pendidik menggunakan berbagai metode untuk mengevaluasi siswa termasuk menilai tingkat partisipasi di kelas. Instruktur akademis biasanya mengajukan pertanyaan, mengizinkan siswa untuk mengajukan pertanyaan atau memberikan komentar, struktur, serta kegiatan kelompok kecil untuk meningkatkan partisipasi kelas. Meningkatkan partisipasi siswa secara aktif di kelas termasuk bertanya dan membuat ide-ide baru. Memang, partisipasi di ruang kelas telah diidentifikasi berkaitan secara langsung dengan keberhasilan pendidikan.

Beberapa atribut variabel pribadi telah dihubungkan dengan partisipasi. Secara khusus, self telah berkorelasi dengan tingkat partisipasi siswa di kelas. Self-esteem didefinisikan sebagai “set evaluatif sikap orang mengenai dirinya (accomplishments)”. Penelitian tentang self dan tingkat partisipasi di kelas telah menunjukkan bahwa beberapa perbedaan perilaku di antara siswa-siswa dengan berbagai tingkat. Misalnya, siswa-siswa yang rendah diri memberikan tanggapan terbatas di ruang kelas sedangkan siswa-siswa yang memiliki kepercayaan diri yang kuat menampilkan kemampuan komunikasi yang interaktif dengan orang lain. Hubungan antara self dan tingkat partisipasi nampaknya memiliki dua arah. Itulah sebabnya, peningkatan partisipasi dapat meningkatkan kepercayaan diri atau meningkatkan kepercayaan diri mungkin akan meningkatkan partisipasi. Namun, penelitian juga menemukan bahwa orang-orang yang memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi lebih yakin dalam situasi sosial dari orang-orang yang rendah diri.

Variabel lain yang dapat berkontribusi dengan tingkat partisipasi siswa di kelas yaitu communication apprehension dan tingkat introvert/extravert. Communication apprehension adalah tingkat ketakutan atau kekhawatiran komunikasi. Communication apprehension yang berlebihan dapat menyebabkan rendah diri, lemahnya kemampuan komunikasi, dan prestasi pendidikan rendah. Communication apprehension dapat menjadi faktor yang inhibits bagi partisipasi siswa serta pembelajaran keterampilan komunikasi dan akhirnya mengarah pada kecenderungan siswa kurang sukses di kelas.

Siswa yang introverted juga memiliki banyak kesulitan berpartisipasi di dalam kelas. Sering kali siswa tetap tidak terlihat eksis oleh guru dan teman-temannya karena rasa malu dan kepasifan umum di dalam kelas. Ciri-ciri introversi adalah tenang, tidak ramah, pasif, perilaku hati-hati dan bijaksana. Karakteristik ini menyebabkan siswa menjadi hampir ”tidak kelihatan” di dalam kelas. Mereka yang extraverted dapat dicirikan oleh sosial, keluar, banyak bicara, aktif dan perilaku impulsif. Oleh karena itu, disarankan agar siswa extraverted lebih mungkin untuk berpartisipasi aktif di kelas. Walaupun temuan ini menjadi bias namun perlu ditelaah tersendiri hubungan antara partisipasi di kelas dengan karakteristik introversi-extraversion.

Berbagai hipotesa yang diajukan dalam beberapa penelitian menyatakan bahwa self akan berkontribusi secara mandiri terkait dengan partisipasi aktif siswa di kelas telah ditolak. Self bukanlah tukang ramal yang independen dalam pertisipasi di kelas, namun berhubungan. Hal-hal fisik, keakraban simulasi pembelajaran, dan pengaturan tempat duduk juga tidak mempengaruhi jumlah partisipasi siswa di kelas. Di sisi lain, communication apprehension merupakan indikator yang signifikan dalam peramalan partisipasi siswa di kelas dan sangat berkorelatif. Hal ini menunjukkan bahwa walaupun siswa yang termotivasi untuk berkontribusi, familiar dengan topik diskusi, dan/atau tertarik dengan topik, mereka mungkin inhibited karena takut berbicara.

PUSTAKA

Allen, B. P. & Niss, J. F. (1990, April). A chill in the college classroom? Phi Delta Kappa. 607-609.

Baron, R. A. (1998) Psychology (4th ed.). Needham, Heights, MA: Allyn &Bacon Burnett, P. C. (1998). Measuring Behavioral Indicators of Self-esteem in the Classroom. Journal of Humanistic Education & Development, 37, 107-114.

Byrnes, D. A. (1984). Forgotten children in classrooms: Development and characteristics. The Elementary School Journal, 84, 271-281.

Cheek, J. M., & Buss, A. H. (1981). Shyness and sociability. Journal of Personality and Social Psychology, 41, 330-339.

Coopersmith, S. (1967). The antecedents of self-esteem. San Francisco: W. H. Freeman. Dwyer, K. K. (2000). The multidimensional model: teaching students to self-manage high communication apprehension by self-selecting treatments. Communication Education , 49, 72-81.

Jaasma, M. A. (1997). Classroom communication apprehension: Does being male or female make a difference? Communication Reports, 10, 219-229.

McCroskey, J. C. (1976). The effects of communication apprehension on nonverbal behavior. Communication Quarterly, 24, 39-44.

McCroskey, J. C. (1977). Classroom consequences of communication apprehension. Communication Education, 26, 27-33.

McCroskey, J. C., Booth-Butterfield, S. & Payne, S.K. (1989). The impact of communication apprehension on college students’ retention and success. Communication Quarterly, 37, 100- 107.

McCroskey, J. C. & Sheahan, M.E. (1978). Communication apprehension and social behavior in a college environment. Communication Quarterly, 26, 4 1-50.

Morrison, T. L. & Thomas, D.M. (1975). Self-esteem and classroom participation. The Journal of Educational Research, 68, 374-377.

Myers, D. G. (1995). Psychology (5th ed.). New York: Worth

Robinson, T. E. (1997). Communication apprehension and the basic public speaking course: a national survey of in-class treatment techniques. Communication Education, 46, 188-197.

Robinson, J. P., Shaver P. R. , & Wrightsman, L. S. (1991). Measures of Personality and Social Psychological Attitudes. New York: Academic Press.

Tollefson, M. M. & Smith, R. L. (1998). Utilizing the personal report of communication apprehension-24 for assessing the introductory public speaking course. Journal of the Wisconsin Communication Association, 29, 3 1-41.

Tsui, L. (1998). The effects of gender, education, and personal skills self-confidence on Income in business management. Sex Roles, 38, 363-373.

Williams, R. L. (1971). Relationship of Class Participation to Personality, Ability, and Achievement Variables. The Journal of Social Psychology, 83, 193-198.

Witherspoon, A. D., Long, C. K. & Nickell, E. B. (1991). Dropping out: Relationship of speaking anxiety to self-esteem, crime and educational achievement. Psychological Reports, 69, 673-674.

Artikel Lainnya: