KeSimpulan.com Dokumentasi Berita Sains
(2008-2013)
HOME - ARSIP - PENCARIAN

Minggu, 21 Juni 2009

BrainPort Alat Bantu Penglihatan Seperti Orang Yang Normal

(kesimpulan) Orang-orang yang kehilangan penglihatan akan dapat mewujudkan hidup selayaknya orang normal, bisa punya mata "normal" lagi. Kopral Marinir Mike Jernigan adalah pria asal McLean, Virginia, AS, yang kehilangan kedua penglihatan atau buta akibat terkena bom di Iraq pada tahun 2004. Ledakan bom di jalan tersebut hampir merenggut nyawanya.

Mike Jernigan menyatakan telah melihat sebuah garis. Garis horizontal. Bagi Jernigan, kemampuan mengidentifikasi bentuk dan sejenisnya termasuk prestasi sempurna. Memakai kaca mata hitam, Kopral Jernigan saat itu mengarahkan kepala ke sebuah garis putih di atas papan tulis berwarna hitam. Setelah mempelajari gambar selama beberapa detik, dia segera mengenali.

Dia mampu mengidentifikasi garis tersebut dengan bantuan BrainPort yaitu perangkat yang menangkap gambar melalui kamera digital yang dipasang pada kaca mata. Kemudian, kamera tersebut mengubah gambar menjadi sinyal listrik dan selanjutnya mengirimkan pesan ke sensor yang dimasukkan dalam lidah.

Selama demonstrasi di the Louis J. Fox Center for Vision Restoration, South Oakland, Jernigan berhasil mengidentifikasi garis, lingkaran, dan anak panah tanpa kesalahan sedikit pun. Teknologi itu tergolong baru, namun para peneliti di the Fox Center akan mulai mempelajari BrainPort. Proyek tersebut akan didanai Louis J. Fox, alumnus University of Pittsburgh yang juga pensiunan pialang komoditas yang mengalami kerusakan penglihatan akibat penggumpalan darah pada pusat pembuluh retina.

Kebutaan yang dialami oleh Louis J. Fox terjadi pada saat terbangun dari tidur. Tiba-tiba tidak mampu melihat lagi. Begitu dokter memberi tahu bahwa dirinya mengalami stroke pada mata, Fox mulai berupaya mencari penyembuhan. Selama ini peristiwa yang paling ditakutkan orang setelah kematian adalah kehilangan penglihatan.

Brain Port diciptakan dan dikembangkan Wicab Inc. yang berpusat di Wisconsin. Peralatan tersebut nantinya tidak akan dijual komersial. University of Pittsburgh Medical Center (UPMC) bertekad mewujudkan sumbangan Fox. Mereka ingin penemuan tersebut memberikan harapan bagi orang buta maupun yang mengalami kerusakan penglihatan (Jawa Pos, ”Bisa Melihat Lagi Berkat BrainPort, Sabtu 20 Juni 2009).




Artikel Lainnya:

Jurnal Sains