Dokumentasi Berita Sains (2008-2013)
HOME - ARSIP - PENCARIAN

Terumbu Karang di Pulau Galang Terancam Rusak oleh Aktivitas Kapal Tangker

(kesimpulan) Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, mengharapkan semua pihak melestarikan kawasan pengembangan dan konservasi terumbu karang seluas ratusan hektare yang terdapat di Pulau Galang. Masterplan kawasan terumbu karang untuk habitat ikan-ikan tersebut menjadikan Kota Batam sebagai kawasan wisata yang ramah lingkungan. Humas Pemkot Batam Yusfa Hendri meyebutkan agenda utama maka Pemerintah Kota Batam menyurati Dirjen Perhubungan Laut agar memindahkan puluhan tanker guna menghindari kerusakan terumbu karang.

Tim dari Pemerintah Kota Batam yang melakukan survei kelayakan mendapati Pulau Nipah dan sekitarnya aman untuk dijadikan kawasan transshipment bagi tanker. Selain kawasannya memiliki kedalaman laut yang cukup, adanya sejumlah perangkat keamanan seperti patroli TNI AL memberikan rasa aman bagi tanker-tanker tersebut.

Selain itu, pemda diminta mengurangi seremoni dan meningkatkan kepekaan mengatasi kerusakan lingkungan akibat perubahan iklim global. Wakil Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Gatot Pujonugroho mengatakan kerusakan lingkungan masih terus terjadi di daerah tersebut. Pemerintah daerah diminta mengambil tindakan nyata untuk menghentikannya. Kerusakan tersebut telah memasuki tahap kritis, perubahan iklim sudah terjadi, sudah dirasakan di Sumut sehingga perlu aksi nyata.

Kepala Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional Sumatra Sabar Ginting menyebutkan suhu global mengalami kenaikan karena efek rumah kaca. Akibatnya, terjadi perubahan iklim yang antara lain memengaruhi curah hujan. Terjadi longsor dan banjir, atau kemarau panjang. Bagi petani, berubah pola tanam dan di bidang kesehatan, penyakit menular berjangkit dengan cepat. Pada tahun 2050, pulau-pulau kecil di Sumatra hanya akan tinggal kenangan. Salju abadi yang mencair membuat permukaan air laut makin meningkat dan akan menenggelamkan pulau-pulau kecil (Sumber: Media Indonesia, “ Kawasan Terumbu Karang Mendesak Dilestarikan”, Selasa 16 juni 2009).


Artikel Lainnya: