KeSimpulan.com Dokumentasi Berita Sains
(2008-2013)
HOME - ARSIP - PENCARIAN

Sunday, July 12, 2009

Sejarah Kacang Tanah Nusantara

(kesimpulan) Penduduk Nusantara mengenal kacang tanah sejak abad ke-17 ketika pedagang China membawanya sebagai komoditas dagang. Lama-kelamaan muncul teknik budi daya yang baik sehingga kacang tanah memegang peranan penting dan mendatangkan keuntungan melimpah.

Orang Jawa yang bekerja sebagai buruh harian di perkebunan milik orang China dibayar dengan upah 3 stuivers untuk 5 gantang kacang tanah (1 gantang lebih dari 3 kilogram). Hasil panen yang diolah menjadi minyak biasa diekspor ke pedalaman Jawa, dikonsumsi di Batavia, dan menyuplai kebutuhan perang.

Pada tahun 1778 terdapat 51 penggilingan minyak di Batavia yang mampu mempekerjakan 600 buruh. Tiap penggilingan memproduksi 27.000 kannen atau guci tiap tahun. Budi daya kacang tanah di Indonesia terbilang berhasil. Sebanyak 70% kacang ditanam pada tegalan. Sisanya di lahan tidur bekas sawah dan tanah lempung. Kondisi itulah yang pada akhirnya menolong Batavia mengatasi kekurangan minyak pada abad ke-18. (Media Indonesia, Kacang Tanah, Kamis 9 Juli 2009)


Artikel Lainnya: