Disertasi Doktor: Pulau-Pulau Kecil Sangat Rawan Kekeringan

Tinuku

(kesimpulan) Penduduk di pulau-pulau kecil di kawasan Indonesia bagian timur sangat rawan terkena bencana kekeringan. Perlu suatu terobosan pengelolaan air hujan di kawasan tersebut, yang mengintegrasikan inovasi penggunaan sarana prasarana air dengan sistem manajemen pengelolaannya. Pendapat itu disampaikan suster Susilawati Cicilia Laurentia Pi di dalam ujian gelar doktornya pada bidang Teknik Sipil Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Jawa Barat, Kamis 20 Agustus 2009.

Sidang doktoral dihadiri Prof Robertus Wahyudi Triweko dan Iwan Kridasantausa sebagai promotor serta Joetata Hadihardja, Chay Asdak, dan William Putuhena sebagai penguji. Di pulau-pulau kecil umumnya terjadi daur hidrologi yang sangat singkat. Dalam studi kasusnya di Pulau Sabu, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, air hujan yang jatuh secara alamiah langsung terbuang ke laut. Sungai-sungai di pulau ini seketika kering tatkala hujan berhenti. Ancaman kekeringan akan semakin parah dengan terjadinya perubahan iklim.

Dalam disertasi tersebut, menawarkan konsep pemanfaatan model pengelolaan air hujan untuk pertanian, yang di dalamnya mengintegrasikan sistem prasarana, operasional dan pemeliharaan, kelembagaan, serta pemberdayaan masyarakat dengan sistem informasi manajemen terpadu (Kompas, Pulau-Pulau Kecil Rawan Kekeringan, Jumat 21 Agusus 2009)

Tinuku Store