Langsung ke konten utama

Negara Jadi Target Teroris

loading...
bisnis online

(kesimpulan) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan sasaran aksi jaringan teroris saat ini telah melebar. Pelaku teror tak hanya mengincar kepentingan asing di Indonesia. Mereka pun menjadikan negara sebagai target serangan. Ada gejala baru. Aksi terorisme ditujukan langsung untuk melawan negaranya sendiri, termasuk rencana asasinasi (pembunuhan) kepala negara. Karena itu, Yudhoyono meminta kepolisian terus mewaspadai segala kemungkinan. Cegah dan berantas aksi teror hingga ke akar-akarnya," kata Yudhoyono. "Apa pun motivasinya."

Menurut Presiden, dalam lima tahun terakhir, keamanan nasional sebenarnya semakin baik. Perekonomian pun terus tumbuh. Sayangnya, kemajuan itu terganggu aksi pengeboman di tempat umum. Itu tidak berperikemanusiaan. Korbannya tidak berdosa, kata Presiden. Kaum teroris ingin menjebak pemerintah dan masyarakat dalam situasi yang mencekam, sehingga menghentikan kegiatan sehari-hari. Di mata Presiden, strategi mengatasi terorisme tidak cukup dengan menangkap para pelaku. Akar penyebab terorisme pun harus diatasi. Masyarakat harus terlibat aktif memberangus terorisme. Caranya, Jagalah anak-anak dari pemikiran teroris, bantulah aparat, dan berikan informasi.

Ketua DPR Agung Laksono mengingatkan agar pemerintah terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman teror. Apalagi gembong teroris Noor Din M. Top hingga kini belum tertangkap. Perang terhadap terorisme tidak boleh kendur. Agar berhasil, aparat harus bekerja sama dengan masyarakat. Penumpasan teroris juga menjadi perhatian utama dalam sidang executive committee parlemen se-Asia. Untuk memberantas terorisme di Indonesia, diperlukan kerja sama dengan negara lain (Koran Tempo, Presiden: Negara Jadi Target Teroris, Sabtu 15 Agustus 2009)


bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.