Langsung ke konten utama

Polisi Terus Tambah Daftar Buron Teroris Kasus Pengeboman Hotel JW Marriott dan The Ritz-Carlton Jakarta

loading...
bisnis online

(kesimpulan) Kepolisian Negara Republik Indonesia menetapkan empat orang "baru" dalam daftar buron mereka, terkait dengan kasus pengeboman Hotel JW Marriott dan The Ritz-Carlton Jakarta, pada 17 Juli 2009. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Nanan Soekarna seusai sidang penetapan kelulusan peserta pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol) 2009 di Kampus Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 15 Agustus 2009 mengatakan, yang jelas terdapat empat orang baru dalam kasus ini. Polisi terus melakukan penyelidikan untuk mencari berbagai kemungkinan, termasuk adanya tersangka tambahan lain. Masih ada beberapa nama lagi yang bisa jadi buron tersangka. Tetapi, belum jelas.

Sebelumnya, polisi menetapkan 11 orang yang diduga terlibat pengeboman 17 Juli. Tiga di antaranya adalah Noordin M Top, Syaifudin Zuhri, dan laki-laki berinisial S. Delapan yang lain adalah Amir Abdillah, kakak beradik Aris Susanto dan Indra Arif Hermawan, Ibrohim (yang tewas tertembak di Temanggung, Jawa Tengah), Air Setiyawan dan Eko Joko Sarjono (yang tertembak mati di Bekasi), Dani Dwi Permana, dan Nana Ichwan Maulana (pelaku bom bunuh diri di Marriott dan Ritz-Carlton).

Selama tahun 2000 hingga saat ini polisi meringkus 437 teroris yang kemudian diserahkan ke pengadilan dalam keadaan hidup. Teroris yang sampai ditempak mati itu karena polisi terpaksa mengambil tindakan. Karena, kalau tidak, pelaku akan merugikan orang lebih banyak, baik terhadap anggota kepolisian maupun orang lain.

Di Cirebon, Jawa Barat, keluarga Cholifah Sari, istri Saifudin Zuhri alias Saifudin Jaelani (perekrut pelaku bom bunuh diri Marriott dan Ritz-Carlton), kini tinggal di rumah orangtuanya di Cirebon. Sementara itu, di Surabaya, Jawa Timur, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Perjalanan Seabourne Cruise Line, Peter Cox, mengatakan bahwa pemberitaan tentang terorisme akhir-akhir ini berdampak negatif terhadap pariwisata cruise. Setelah peristiwa ledakan bom, sangat sulit mempromosikan Indonesia sebagai tujuan wisata kapal pesiar (Kompas, Daftar Buron Makin Panjang, Minggu 16 Agustus 2009)


bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.