Dokumentasi Berita Sains (2008-2013)

China Selidiki Anti-dumping Produk Suku Cadang Mobil dan Ayam Impor dari Amerika

(KeSimpulan) Pemerintah China akan melakukan sebuah penyelidikan anti-dumping terhadap produk onderdil mobil Amerika dan ayam impor. Pengumuman ini berselang dua hari setelah Presiden Barack Obama menyetujui tarif baru pada produk ban buatan China. Sebelumnya Bank Sentral Eropa telah memperingatkan bahwa langkah-langkah pembatasan perdagangan bisa menyebabkan "aksi pembalasan" yang akan menghambat perdagangan dunia.

Kedua negara tersebut telah sepakat bahwa proteksionisme dapat merusak pemulihan krisis global, namun masing-masing saling menuduh telah melakukan praktek-praktek perdagangan yang tidak adil. Kementerian luar negeri Beijing memprotes Amerika Serikat yang akan memberlakukan tambahan 35% bea masuk pada produk-produk China. Pihak Beijing juga mengirim kasus tersebut kepada Organisasi Perdagangan Dunia, WTO.

Namun, Gedung Putih mengatakan bahwa tarif tersebut diperlukan untuk mengurangi beban peningkatan impor ban. China dan Amerika Serikat juga memiliki sengketa perdagangan yang berkaitan dengan tarif logam baja dan distribusi produk-produk budaya seperti musik dan film.

Selain itu, China dan Amerika Serikat dikenai larangan impor unggas pada tahun 2004, menyusul wabah flu burung di Asia. China telah mencabut larangan itu beberapa bulan tetapi kemudian mengeluh bahwa Amerika merespon. Amerika berdalih masih memastikan apakah unggas China itu aman untuk dikonsumsi manusia. Sejauh ini WTO telah menyelidikinya.

Bulan Agustus lalu, China merevisi tarif impor suku cadang mobil setelah mendapat peringatan dari WTO karena kebijakan produksi mengenai produk mobil di China yang harus membeli lebih dari 40% komponen lokal atau membayar lebih dari dua kali lipat tarif impor biasa (Guardian)


Artikel Lainnya: