Langsung ke konten utama

Pemerintah AS Pelajari Jatuhnya Asteroid di wilayah Teluk Bone Sulawesi Selatan

loading...
bisnis online

(KeSimpulan) Pemerintah AS sedang merenungkan suatu strategi untuk menghadapi ancaman asteroid, sebuah ledakan dramatis di atas wilayah Indonesia oleh luncuran batuan ruang angkasa. Pada tanggal 8 Oktober sebuah asteroid meledak di atmosfer di atas wilayah Teluk Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Dalam sebuah rilis dari NASA pada hari Jumat, diperkirakan ledakan berkekuatan 50.000 ton TNT. Sekitar tiga kali lebih kuat daripada bom atom Hiroshima. Salah satu ledakan asteroid terbesar yang pernah diamati. Namun, ledakan tidak menimbulkan kerusakan di darat karena meledak pada ketinggian, 15-20 kilometer di atas permukaan bumi, kata astronom Peter Brown dari University of Western Ontario (UWO), Kanada. Ledakan terdengar oleh saksi di Indonesia. Gambar video dari langit menunjukkan karakteristik jejak debu dari asteroid yang meledak.

Tidak ada teleskop melihat asteroid. "Jika Anda ingin menemukan benda terkecil anda harus membangun lebih banyak dan lebih besar teleskop. Sebuah survei yang melakukan estimasi untuk dapat mendeteksi semua objek berukuran 20 meter membutuhkan biaya milyaran dolar," kata Tim Spahr, direktur Minor Planet Center di Cambridge, Massachusetts, kepada newscientist

Gedung Putih harus menyusun kebijakan untuk mengatasi serangan asteroid yang akan terjadi pada Oktober 2010 di bawah tenggat waktu yang diberlakukan oleh Kongres. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh laporan dari Dewan Riset Nasional pada masalah asteroid, yang diharapkan rampung pada akhir tahun 2009.


bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.