Langsung ke konten utama

Populasi Bluefin Tuna Atlantik yang Semakin Memicu Api Perdebatan

loading...
bisnis online

(KeSimpulan) Analisis dari para ilmuwan menyarankan kepada regulator untuk melarang perdagangan Bluefin Tuna karena tingkat penurunan mereka yang drastis. Komisi International Commission for the Conservation of Atlantic Tunas (ICCAT) mengatakan bahwa kini populasi hanya tinggal 15% dari jumlah aslinya. Penangkapan ikan yang berlebihan berisiko lenyapnya spesies ini dari lautan.

ICCAT akan melakukan pertemuan untuk mempertimbangkan laporan tersebut dalam 10 hari mendatang. Analisis ini dipicu oleh proposal yang diajukan oleh Monaco untuk melarang perdagangan internasional Tuna Bluefin Atlantik di bawah Convention on International Trade in Endangered Species (CITES), sebuah proposal yang telah mengumpulkan dukungan dari beberapa negara Eropa lainnya.

"Apa yang diperlukan untuk menyimpan cadangan ikan adalah pelarangan aktivitas penangkapan dan perdagangan komersil internasional," kata Sergi Tudela, kepala perikanan dan kelompok lingkungan WWF untuk wilayah Mediterania, kepada BBC. "Kita harus berhenti mengeksploitasi tanpa ampun sumber daya alam yang rapuh ini sampai populasi menunjukkan tanda-tanda yang jelas dan sampai tercipta pengelolaan berkesinambungan, serta pengendalian langkah-langkah tegas diberlakukan." Pengaturan tangkapan southern Bluefin, sebuah spesies yang terkait erat, baru saja disetujui dengan pemotongan kuota 20%.

Selama beberapa tahun, ICCAT telah menetapkan kuota lebih tinggi. Tekanan ini berdasarkan pada parahnya populasi karena penangkapan secara ilegal pada spesies ini, yang menurut beberapa perkiraan usulan tambahan kuota sampai 30%. Tahun lalu, sebuah laporan independen menyimpulkan bahwa manajemen ICCAT menyimpan "aib", dengan menyalahkan negara-negara anggota untuk tidak menerima nasihat ilmiah dan menutup mata terhadap kegiatan armada ilegal mereka.

Laporan direkomendasikan untuk menutup sementara perikanan di Laut Tengah, di mana sebagian besar bluefin terperangkap. Gejala frustrasi sebagai ketidakmampuan ICCAT untuk mengatasi masalah, maka pemerintah Monaco yang didukung oleh kelompok konservasi menyerahkan proposal CITES. Proposal akan didengar pada pertemuan CITES pada bulan Maret. Jika diberlakukan dan ditegakkan dapat menghambat perdagangan. Tuna Bluefin Atlantik sebagian besar ditangkap oleh negara-negara di sekitar Laut Tengah, tetapi sebagian besar dagingnya dikonsumsi di Asia, terutama Jepang. Pemerintah Jepang sebelumnya berpendapat bahwa spesies ikan komersial harus dikontrol oleh badan-badan seperti ICCAT bukannya CITES.

"Regulasi yang benar yaitu memberlakukan kuota nol," kata Sue Lieberman, direktur kebijakan internasional untuk Pew Environment Group. "Itu tidak akan selamanya, sampai populasi akan pulih kembali, tetapi tidak pada tingkat saat ini." Komite ilmiah ICCAT memiliki cara yang berbeda untuk menganalisis penurunan, apakah akan memulai dari perkiraan berapa banyak bluefin ada sebelum industri perikanan mulai, atau dari populasi terbesar yang pernah tercatat, ataukah menurut tingkat reproduksi yang berbeda.

Pada pertemuan yang akan datang di Brazil, delegasi ICCAT akan memutuskan apakah mengeluarkan pembatasan baru tentang hasil tangkapan. "Rekam jejak ICCAT tidak terlalu bagus," komentar Dr Lieberman, "tapi mereka bisa mengejutkan kami." Biasanya, ICCAT membuat laporan seperti ini dipublikasikan. Tetapi karena "kontroversial dan bermuatan politis", anggota komisi diminta untuk "mempertimbangkan menahan diri untuk mendistribusikan laporan ini" sebelum pertemuan di Brazil, dan semua menjadi tidak jelas.

bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.