Tsunami Purba Pernah Hantam Pelabuhan Kuno Caesarea Israel

Tinuku

(KeSimpulan) "Ada kemungkinan kemungkinan gelombang tsunami mencapai pantai Israel," kata Dr Beverly Goodman dari Leon H. Charney dari School of Marine Sciences di University of Haifa, menyusul ditemukannya cakupan geologis kuno di pelabuhan Caesarea.

"Peristiwa Tsunami di Mediterania memang terjadi lebih jarang daripada di Samudra Pasifik, tapi temuan kami menunjukkan tingkat volume gelombang yang besar." Dr Goodman, seorang ahli geo-arkeologi, menunjukkan temuan bukti paparan geologi tersebut secara kebetulan. Tujuan awal di Caesarea adalah untuk membantu dalam penelitian tentang pelabuhan kuno di lepas pantai dan kapal karam.

"Kami berharap menemukan sisa-sisa kapal, tetapi terkejut adanya lapisan-lapisan geologis yang tidak biasa, belum pernah melihat di daerah ini sebelumnya. Kami mulai mengebor air dengan asumsi bahwa ini hanyalah lapisan setempat terkait dengan pembangunan pelabuhan. Namun, kami menemukan bahwa lapisan tersebar di sepanjang wilayah dan menyadari bahwa kami telah menemukan sesuatu yang ganjil," kata Dr Goodman.

Pengeboran yang dilakukan sedalam 1 hingga 3 meter di berbagai kedalaman itu memungkinkan Dr Goodman meneliti lapisan bawah air dengan menggunakan dua metode yaitu carbon-14 dating dan OSL (optically stimulated luminescence). Mereka menemukan bukti empat peristiwa tsunami di Caesarea yaitu pada tahun 1500 SM, 100-200 M, 500-600 M, dan tahun 1100-1200 M. Hasil temuan ini dipublikasikan pada jurnal Geological Society of America. Dr Goodman menjelaskan bahwa awal tsunami dihasilkan dari letusan gunung berapi Santorini, yang mempengaruhi seluruh wilayah Mediterania. Gelombang menyentuh pantai setinggi 5 meter dan masuk ke daratan hingga 2 km.

Tinuku Store