Langsung ke konten utama

Faisal Basri: Jaksa Agung dan Kapolri Harus Mundur Sebelum Terlambat

loading...
bisnis online

(KeSimpulan) Penegakan hukum di Indonesia sedang berada di titik paling bawah. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Kapolri dan Jaksa Agung harus segera mengundurkan diri sebelum terlambat.

"Barangkali kalau di luar negeri Kapolri dan Jaksa Agung sudah bunuh diri, paling tidak mengundurkan diri, tapi saya tidak tahu mengapa menunggu dicopot Presiden," kata Faisal Basri dalam rapat dengan pendapat antara Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (Kompak) dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa.

Menurut Faisal, kekisruhan hukum akhir-akhir ini menunjukkan adanya ketidakpastian hukum di Indonesia. Hukum sudah tidak lagi berdasarkan keadilan. "Ini menandakan hukum bekerja seperti mesin yang sudah lupa bahwa hukum itu untuk menegakkan keadilan. Kalau Kapolri betul-betul orang baik dan Jaksa Agung benar-benar orang baik, sebelum terlambat mundurlah esok hari," kata Faisal.

Aktifis Kompak lainnya, Usman Hamid berharap DPR mendukung kerja Tim 8. Tim 8 menjadi harapan pamungkas pembuktian fakta kasus hukum yang makin memusingkan. "Kami minta Komisi III mendorong Tim 8 untuk mendalami temuan KPK tanpa mempengaruhi independensi KPK untuk mengungkap dugaan korupsi di PT Masaro dan Bank Century," ungkap Usman. Dengan demikian, kredibilitas Komisi III DPR sebagai wakil rakyat dapat dipertanggungjawabkan.

Hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Kompak dengan Komisi III DPR, beberapa aktifis Kompak Ray Rangkuti, Yudi Latief, Effendy Ghazali, Jeirry Sumampouw, Johan Silalahi, Franky Sahilatua, Iman Putrasidin, Usman Hamid, Fadjroel Rachman, Sebastian Salang, Faisal Basri, Mahasiswa BEM UI, dan lainnya. (www.detiknews.com / Faisal Basri Minta Jaksa Agung dan Kapolri Mundur / Selasa 10 November 2009)

Laporan Penelitian
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.