LightSleeper Perangkat Lampu untuk Mengalahkan Insomnia

Tinuku

(KeSimpulan) Suatu alat untuk membantu orang tidur telah siap dipasarkan. Seorang mahasiswa pasca sarjana, Kate Evans, 25, merancang LightSleeper untuk membantu menangani malam orang-orang yang menjalani malam tanpa tidur.

Percobaan awal telah begitu sukses dan perangkat sedang dipertimbangkan oleh NHS, orang-orang di Inggris sendiri telah menghabiskan uang £36 juta untuk membeli pil tidur pada tahun 2009 atau menagalami kenaikan 20 persen dibanding tahun sebelumnya. The LightSleeper seharga £125, bekerja dengan cahaya biru yang menenangkan di langit-langit. Evans mengatakan, "Mata Anda bergerak di sepanjang garis yang santai di otak anda. Hal ini akan membantu anda tertidur. Membaca buku bisa membuat anda tetap terjaga, namun perangkat ini akan menonaktifkan. Ini adalah perangkat pertama yang menawarkan kesederhanaan, bebas obat-obatan dan cara alami jatuh tertidur selama menghadapi persoalan hidup yang sulit."

Dr Neil Stanley, seorang ahli tidur yang telah menguji produk mengatakan, "Ini benar-benar bisa membantu orang yang mengalami kesulitan untuk bersantai." Evans memiliki ide untuk merancang perangkat ini selama belajar desain di Central Lancashire university, di mana memperoleh gelar pertama. Penemuannya diminati oleh Quincom, sebuah perusahaan inovasi yang memiliki banyak jaringan dari Jepang.

Evans adalah direktur desain perusahaan yang berbasis Oxford, mengatakan, "Saya dulu menderita insomnia buruk dan tidur hanya tiga jam semalam. Saya terkejut ketika menemukan betapa banyak orang memiliki masalah dan seberapa besar pasar penjualan pil tidur. Ada kebutuhan besar untuk produk alternatif." Perangkat ini dijual secara online di Boots.com dengan lightsleeper.co.uk dan rencanaa ke pasar retail. Seorang juru bicara Boots mengatakan, "Ini adalah cara baru untuk membantu agar orang-orang bersantai."

Tinuku Store