Skip to main content

Mengapa Perilaku Faunal di Kedua Sisi Israel dan Yordania Berbeda?

(KeSimpulan) Para peneliti dari Israel dan Yordania yang melakukan serangkaian penelitian yang disponsori oleh University of Haifa telah menemukan bahwa tikus, reptil, dan spesies semut singa (ant lion species) berperilaku berbeda di kedua sisi perbatasan Israel-Yordania.

"Garis perbatasan yang hanya demarkasi pada peta, tidak dapat mengisi spesies ini, tetapi garis tidak membatasi manusia dan beragam dampak pada alam," kata Dr Uri Shanas. Hal ini penting karena memunculkan pertanyaan, bukankah garis perbatasan hanyalah garis virtual yang muncul pada peta? Jika demikian, mengapa tikus di Israel lebih berhati-hati dibanding di Yordania? Mengapa ada lebih banyak semut singa di Israel daripada di Yordania? Dan kenapa ada lebih banyak spesies reptil di Yordania daripada di Israel?

Serangkaian penelitian baru di University of Haifa's Department of Environmental and Evolutionary Biology dan the University of Haifa-Oranim's Faculty of Sciences and Science Education mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan tersebut. "Batas hanya tanda virtual yang muncul pada peta dan tidak mampu menjaga spesies-spesies melewati persimpangan perbatasan antara Israel dan Yordania, tetapi garis tidak menghentikan manusia dari persimpangan itu dan dengan demikian mengandung dampak mereka pada alam yang berbeda," kata Dr Uri Shanas, salah seorang peneliti.

Serangkaian penelitian kolaborasi ilmuwan Israel dan Yordania telah memeriksa berbagai reptil, mamalia, kumbang, laba-laba dan spesies semut singa di kedua sisi perbatasan di wilayah Arava. Tim Israel termasuk Dr Shanas dan mahasiswa Idan Shapira and Shacham Mitler, yang dibentuk untuk mengungkapkan apakah perbatasan (tidak diketahui spesies) dapat mempengaruhi perbedaan dan jumlah mereka di kedua sisi perbatasan, walaupun mereka berbagi identik kondisi iklim.

Penelitian pertama memeriksa populasi reptil dan mengungkapkan bahwa jumlah reptil yang serupa pada kedua belah pihak, tetapi berbagai spesies di daerah berpasir Yordania secara signifikan memiliki varietas yang lebih dibandingkan yang ditemukan di pasir Israel. Penelitian kedua mengenai tikus mengungkapkan bahwa tikus Israel lebih berhati-hati berperilaku dibandingkan spesies yang sama di Yordania, sementara penelitian ketiga menunjukkan bahwa semut singa yang menggali saluran di Israel memiliki populasi jauh lebih besar dibanding dengan di Yordania.

Menurut para peneliti, perbedaan antara Israel dan Yordania terutama pada tingkat yang lebih tinggi pertanian. Jumlah lahan pertanian-pertanian yang lebih tinggi di Israel berlawanan dengan pertanian di Yordania yang terutama didasarkan pada pengembalaan nomaden dan pertanian tradisional. Bidang pertanian di sisi perbatasan Israel menyebabkan turunnya habitat populasi spesies tertentu dan peningkatan populasi pada spesies lain. Selain itu juga hujan es menjadi salah satu yang paling bermasalah terutama spesies rubah merah. Di sisi Yordania, rubah merah jauh kurang umum, sehingga tikus gerbil menjadi lebih santai dan dapat leluasa berkembang biak. Semakin tinggi tingkat reproduksi semut singa di sisi Israel juga terkait dengan kehadiran hewan lain yaitu rusa Dorcas. Gazelle ini berfungsi sebagai "insinyur lingkungan" karena mengisi permukaan bumi yang kering dan memungkinkan semut singa untuk menggali saluran mereka. Rusa Dorcas rusa adalah hewan yang dilindungi di Israel, sementara di Yordania boleh diburu sehingga tidak berkompromi dengan kehadiran semut.

"Studi ini menampilkan pengaruh manusia pada alam bagaimana menjadi lebih baik dan lebih buruk. Selama tahun-tahun sebelumnya, Israel menginvestasikan industri pertanian modern di Yordania, dan kita harus memperkuat pemahaman kita tentang pengaruh teknologi pertanian modern kepada alam, sehingga kami dapat membantu dalam melestarikan berbagai spesies besar di wilayah Arava," kata Dr Shanas.

Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.