Mispersepsi Ukuran Tubuh Pada Pasien Dengan Obesitas

Tinuku

(KeSimpulan) Survei menemukan bahwa banyak orang dengan kelebihan berat badan menganggap dirinya memiliki ukuran tubuh normal dan sehat. Studi baru menemukan bahwa hampir 10 persen orang yang dikategorikan sebagai obesitas medis percaya bahwa mereka memiliki ukuran tubuh yang sehat dan tidak perlu menurunkan berat badan, terlepas dari kenyataan bahwa banyak memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes.

Hasilnya menunjukkan bahwa para dokter tidak dapat mengasumsikan bahwa pasien obesitas menyadari implikasi kesehatan kelebihan berat badan. Penelitian melibatkan anggota Dallas Heart Study. Studi pelacakan lintas bagian dari hampir 6.000 orang di Dallas County, Texas, terutama dari minoritas dan sebagian besar penduduk perkotaan. Setelah meminta peserta untuk mengklasifikasikan ukuran tubuh mereka di bawah normal, normal atau di atas normal, para peneliti menemukan bahwa sekitar 1 dari setiap 8 orang-orang gemuk menyatakan ukuran tubuhnya normal dan sehat.

Dari mereka yang salah menilai ukuran tubuhnya sebanyak 35 persen memiliki tekanan darah tinggi, 15 persen memiliki kadar kolesterol tinggi, dan 14 persen menderita diabetes. "Persepsi mempengaruhi perilaku," kata Tiffany Powell, seorang kardiolog dari University of Texas Southwestern Medical Center di Dallas yang melaporkan temuan penelitian ini pada 17 November di pertemuan tahunan American Heart Association's Scientific Sessions 2009.

Pasien dengan obesitas pasien yang mis-persepsi pada ukuran tubuh sebanyak 44 persen merasa tidak perlu menurunkan berat badan, sedangkan hanya 26 persen dari pasien obesitas yang merasa perlu menurunkan berat badan. Bagi seseorang untuk menjadi cukup termotivasi untuk meningkatkan kebiasaan pola makan dan olahraga, "mereka harus memahami bahwa obesitas adalah berbahaya."

Tinuku Store