Langsung ke konten utama

Pelayanan dan Perawatan Pasien Kanker Paru-paru di Inggris Paling Buruk Dibanding Negara Eropa Lain

loading...
bisnis online

(KeSimpulan) Bidang kunci perawatan kanker paru-paru di Inggris masih "sangat tidak memadai", demikian sebuah laporan oleh ahli kanker paru-paru terkemuka mengatakan. UK Lung Cancer Care Coalition, kelompok payung yang terdiri dari dokter, badan amal dan perusahaan layanan kesehatan swasta mengatakan bahwa perawatan di bidang tersebut Inggris tertinggal dari negara-negara Eropa yang lain.

Terlalu sedikit pasien yang menerima perawatan, seperti kemoterapi atau operasi, karena kekurangan staff. Pemerintah Inggris telah mengakui perlu lebih banyak dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kanker paru-paru. Kanker paru-paru membunuh sekitar 34.000 orang per tahun di Inggris, lebih banyak dari payudara, prostat, kandung kemih dan leukemia. Walaupun dicap sebagai "penyakit perokok", satu dari delapan orang dengan kanker paru-paru tidak pernah merokok. Data dari koalisi nasional ini akan resmi diaudit oleh para dokter terkemuka untuk memberi umpan balik.

Laporan tahun mengatakan di beberapa bagian di Inggris, sebesar hanya 10% dari pasien yang menerima segala bentuk perawatan dari angka nasional juga hanya 51%. Koalisi menyerukan agar target mencapai 70%, dengan beberapa pengecualian pada pasien yang tidak dianjurkan karena kanker parah sudah terlanjur menyebar terlalu jauh. Target perkiraan ini akan menyelamatkan kehidupan secara ekstra bagi 3.000 orang per tahun. Salah satu masalah utama adalah kurangnya akses ke ahli bedah, ada hanya 44 posisi penuh waktu dengan 240 tim yang berbeda. Kekurangan berarti beberapa pasien yang akan memenuhi syarat untuk perawatan ditolak.

Dame Gill Oliver, ketua koalisi, kepada BBC mengatakan, "Kami masih membiarkan pasien kanker yang lebih ringan dari paru-paru. Kami menunjukkan masih ada variasi dan ketidaksetaraan dalam perawatan di seluruh negeri. Kami percaya bahwa apa pun penyebab penyakit pasien mereka pantas mendapatkan yang perawatan terbaik dan dukungan." Tingkat ketahanan hidup kanker paru-paru selama lima tahun masih di bawah 9% di Inggris, dibandingkan dengan 12,3% di rata-rata negara Eropa. Namun koalisi percaya bahwa tingkat kelangsungan hidup dapat dua kali lipat pada tahun 2020 dengan membuat proritas pada penyakit.

Ini artinya lebih banyak uang perlu ditanamkan pada peralatan diagnostik dan tenaga kerja, serta mendorong dokter untuk merujuk pasien berisiko untuk tes pada tahap awal. Seorang juru bicara Departemen Kesehatan Inggris mengatakan, "Kami tahu ada lebih banyak yang harus dilakukan pada kanker paru-paru. Itu sebabnya kami baru-baru ini sidang Kanker Paru dan Mesothelioma Advisory Group untuk melihat banyak persoalan yang dikemukakan dalam tinjauan ini, termasuk akses ke bedah."

bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.