Langsung ke konten utama

Renovasi Makam Tutankhamun di Lembah Para Raja

loading...
bisnis online

(KeSimpulan) Egypt's antiquities department mengumunkan bahwa bintik-bintik cokelat misterius di makam Tutankhamun akan dianalisis dalam proyek penelitian selama lima tahun untuk merekontruksi ulang interior dinasti Firaun di Valley of the Kings.

Supreme Council of Antiquities (SCA) bermitra dengan Getty Conservation Institute (GCI) yang berbasis di California untuk bekerjasama dalam konservasi dan pengelolaan makam yang berusia lebih dari 3.000 tahun. "Saya bahagia bahwa Getty akan melihat makam dan melestarikan adegan-adegan yang indah," kata Dr Zahi Hawass, Sekretaris Jenderal SCA.

Terletak di Lembah Para Raja, makam Tutankhamen adalah salah satu situs paling banyak dikunjungi di pekuburan Theba. Proyek lima tahun konservasi dengan keprihatinan bahwa sejumlah besar pengunjung tempat peristirahatan firaun itu turut memberikan kontribusi terhadap kerusakan fisik. Makam Raja Tut ditemukan pada tahun 1922 oleh arkeolog Inggris Howard Carter yang hampir semua isinya utuh, Tutankhamen adalah makam terkecil dari 26 makam kerajaan yang ditemukan di Lembah Para Raja.

Komplek makam dengan hanya empat kamar dinding-dinding ruangan, namun lukisan-lukisan dinding di ruangan ini dan juga beberapa makam permukaan lain yang dirusak oleh noda cokelat pertama kali dicatat oleh Howard Carter. Sifat dan asal bercak belum pernah sepenuhnya dipastikan dan menjadi tantangan para konservaser makam.

"Saya selalu melihat makam Raja Tut dan bertanya-tanya tentang posisi tersebut, tidak ada ilmuwan yang telah mampu menjelaskan. Saya perlu khawatir tentang ini dan telah meminta para ahli untuk memeriksa selubung misteri," kata Dr Zahi Hawass. Rencana konservasi akan melibatkan dua tahun periode penelitian untuk menentukan penyebab degradasi, diikuti oleh tiga tahun rencana pelaksanaan.

"Proyek SCA-GCI ini akan mencakup analisis ilmiah dari masalah yang menimpa lukisan dinding," kata Tim Whalen, direktur GCI. "Tapi itu hanyalah salah satu aspek dari proyek. Tujuan utama pekerjaan kami dengan rekan-rekan Mesir adalah untuk mengembangkan konservasi jangka panjang dan rencana pemeliharaan makam ini yang dapat berfungsi sebagai model untuk pelestarian situs serupa."

Laporan Penelitian
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.