Langsung ke konten utama

Rusia Berupaya Untuk Lanjutkan Pembangunan ISS dengan Mengirim Mini Research Module-2 (MRM-2)

loading...
bisnis online

(KeSimpulan) Setelah absen hampir satu dekade, Rusia melanjutkan peranan pembangunan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dengan peluncuran modul baru. Sebuah Poisk, Mini Research Module-2 (MRM-2 atau MIM-2 dalam bahasa Rusia) diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan pada hari Selasa di 14.22 GMT.

Pesawat ruang angkasa itu pada dasarnya adalah saudara kembar modul-modul Rusia yang lain (seperti Pirs Docking Compartment), yang ditambahkan ke pos pada September 2001. MRM-2 pada modul ini adalah yang pertama dari tiga komponen jangka panjang yang direncanakan Rusia untuk ditambahkan ke stasiun selama tiga tahun. Modul lain, Mini-Research Modul-1 (MRM-1), saat ini sedang menjalani check-up terakhir di RKK Energia Rusia, perusahaan kontraktor utama untuk pesawat ruang angkasa berawak berbasis di Korolev, dekat Moskow.

Bulan depan, MRM-1 akan dikirim ke Cape Canaveral, Florida, untuk diluncurkan dengan pesawat ulang-alik NASA pada bulan Mei 2010. MRM-1 tersebut adalah daur ulang juga, platform yang tidak pernah selesai karena kurangnya pendanaan. Fungsi utama untuk menyediakan empat port docking untuk segmen stasiun Rusia yang diperlukan untuk peningkatan pendaratan Soyuz. Setelah peningkatan kru di pos ISS dari tiga hingga enam orang pada tahun ini, jumlah pesawat ruang angkasa Soyuz menuju stasiun ditetapkan dua kali lipat dari dua hingga empat setiap tahun. Setidaknya dua tiga pesawat ruang angkasa Soyuz harus merapat ke stasiun setiap saat untuk melayani bagi semua anggota awak hingga pesawat ruang angkasa NASA's Orion telah dibangun. Pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia akan menjadi satu-satunya cara untuk mengangkut aktivitas kru bumi-ISS.

Selain fungsinya sebagai "lorong", MRM-2 dan MRM-1 menjadi tempat antarmuka untuk instalasi instrumen ilmiah. Pada awal 2012, Rusia berencana untuk meluncurkan lagi yang lama tertunda yaitu multi-purpose module (MLM). Modul ini akan diangkut pesawat kargo dengan roket Proton. Sebagai salah satu elemen kunci, MLM akan membawa lengan manipulator yang dibangun oleh ESA Eropa. Sebuah robot dengan panjang 11 meter yang diharapkan dapat dikerahkan untuk diangkut bersama perangkat seberat 8 ton, serta astronot, selama operasi perakitan di segmen Rusia. Dalam rangka untuk menambahkan MLM ke ISS, kompartemen pendaratan harus terlepas dari posisi saat ini di stasiun dan diarahkan masuk kembali ke atmosfir bumi. Kompatemen ini telah menjadi "pintu" untuk semua spacewalks Rusia. Sedangkan untuk yang akan datang akan menggunakan modul MRM-2 Poisk.

Dengan membaiknya situasi ekonomi Rusia, badan antariksa federal (Roscosmos), mulai merencanakan pengembangan dua modul baru yang akan mengambil tanggung jawab bagi power-supply platform (NEP). Kedua wahana merupakan fitur khusus laboratorium penelitian dengan sistem tenaga surya. Mereka akan diluncurkan ke stasiun oleh roket Proton pada tahun 2014 dan 2015.

Pada bulan Juni lalu, Simonetta Di pippo, direktur penerbangan astronot European Space Agency's (Esa) mengatakan, "Saya telah terus-menerus berkonsultasi dengan para pejabat di Rusia. Kami bertemu setiap bulan dan sekarang kami akan mulai bekerja bersama pada kajian tentang bagaimana untuk melanjutkan ruang angkasa hingga 2025. Kami ingin mempertahankan keberadaannya di orbit Bumi rendah. Kita sedang mempelajari skenario yang berbeda, apakah kita memerlukan kehadiran permanen atau kita bisa berakhir dengan solusi yang berbeda pada akhirnya. Tapi saya tidak percaya kita bisa meninggalkan orbit."

Di Pippo juga mengatakan bahwa meskipun saat ini rencana NASA kembali ke Bulan dan kemungkinan meninggalkan peran utama untuk stasiun tersebut pada masa depan. "Bahkan di sisi NASA, mereka memiliki terlalu banyak perkembangan yang berbeda (dikaitkan dengan orbit Bumi), termasuk keterlibatan komersial yang mereka tidak bisa langsung menyerah," kata Di Pippo. Pada akhir 2010, semua mitra dalam proyek ISS mengharapkan untuk menyetujui perpanjangan umur dari stasiun hingga tahun 2015-2020 atau bahkan 2025. Setelah tanggal untuk mengakhiri kehidupan ISS telah diputuskan, perencanaan aktif pasca-ISS.

bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.