Langsung ke konten utama

Trampolin Quantum untuk Menguji Gravitasi

loading...
bisnis online

(KeSimpulan) Ini hanya bagian terkecil di dunia trampolin. Atom terpental dengan laser bisa membuat ketepatan pengukuran gravitasi. Untuk menguji teori-teori seperti relativitas umum, kekuatan gravitasi diukur tepat dengan menggunakan ensembel atom-atom super dingin di ruang vakum.

Ensembel ini disebut "Bose-Einstein condensates" (BECs) yang bertindak dalam gelombang mekanika kuantum (quantum-mechanical) seperti penampilan dan interferensi antarmuka satu sama lain. Pola interferensi tergantung pada jalur yang diambil atom, jadi efek gravitasi pada seberapa cepat mereka jatuh dapat dihitung dengan menganalisis pola dengan interferometer. Semakin panjang jatuhnya sinyal semakin tepat pengukuran, namun semakin sulit untuk menjaga ansambel tetap utuh.

"Semakin lama interferometer anda akan lebih tepat pengukuran. Tapi anda dibatasi oleh ukuran perangkat," kata Thomas Bourdel dari Charles Fabry Institute of Optics di Palaiseau, Prancis. Sekarang Philippe Bouyer dari Institute of Optics di Palaiseau, Prancis, bersama dengan Bourdel dan kolega telah meningkatkan waktu jatuh dengan "trampolin kuantum" (quantum trampoline).

Dalam ruang mikroskopis, mereka menembakkan laser yang dirancang pulsa khusus pada jatuhnya BECs. Mempengaruhi denyut nadi BECs dengan cara yang sama yaitu kisi-kisi kristal dapat mempengaruhi cahaya karena atom seperti gelombang menunjukkan perilaku, mereka dapat difraksi dalam cara yang mirip dengan cahaya dalam kristal. Dengan tuning laser, tim peneliti mampu memisah gelombang yang menyebabkan sebagian komponen untuk bouncing ke atas. Ketika bagian jatuh kembali ke bawah, laser itu berdenyut sehingga mereka berpisah lagi dan seterusnya. Akhirnya bagian-bagian digabungkan dalam pola interferensi.

Perangkat ini kurang tepat dibanding atom yang memiliki interferometers, tetapi tim berencana untuk meningkatkan ketepatan dan ketajaman, misalnya menggunakan atom yang lebih ringan. Atom yang lebih ringan seperti helium dan litium akan melayang lebih lama setelah masing-masing terpental dari atom yang lebih berat. Hal ini memiliki efek yang sama dengan menciptakan lagi interferometer pada atom yang lebih berat.

bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.