KeSimpulan.com Dokumentasi Berita Sains
(2008-2013)
HOME - ARSIP - PENCARIAN

Wednesday, November 18, 2009

Walhi: SK Menhut No.327/2009 tentang Perluasan HTI Untuk RAPP Berbau Korupsi

(KeSimpulan) Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau menyatakan SK perluasan Hutan Tanaman Industri 115 ribu hektar untuk PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) penuh kejanggalan. Walhi mencium aroma korupsi yang cukup kuat di balik terbitnya SK Menhut tersebut.

Direktur Walhi Riau, Hariyansah Usman, mengatakan SK No.327/2009 tentang perluasan HTI untuk RAPP penuh kejanggalan yang sangat mendasar, misalnya Dinas Kehutanan Riau tidak pernah memberikan rekomendasi atas perluasan tersebut. Lokasi perizinan itu juga tumpang tindih dengan kawasan koservasi. "Aneh sekali Departemen Kehutanan mengeluarkan lokasi izin di lahan konservasi. Izin dari Menhut semasa MS Kaban ini sangat kontroversial," kata Hariansyah.

Anehnya lagi, SK itu dikeluarkan di penghujung masa jabatan Kaban, yakni 12 Juni 2009. Padahal sebelumnya, Kaban menyatakan tidak akan mengeluarkan izin peruntukan atau perubahan kawasan hutan untuk HTI di Riau. "Setahun setelah dia bicara tidak akan mengeluarkan izin HTI, kok di pengujung masa jabatannnya dia mengeluarkan izin tersebut," ungkap Hariansyah. Terkait hal tersebut, Walhi Riau mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan korupsi di Departeman Kehutanan RI. Indikasi konspirasi tingkat tinggi yang melibatkan oknum-oknum Departemen Kehutanan di balik terbitnya SK tersebut sangat jelas. "Masalah ini harus diusut agar persoalan hutan di Indonesia penanganannya tidak serampangan," kata Hariansyah. (www.detiknews.com / Walhi: SK Menhut Soal Perluasan HTI RAPP Berbau Korupsi / Selasa 17 November 2009)

Artikel Lainnya: