Gua Bernapas untuk Pertumbuhan Stalaktit

Tinuku

(KeSimpulan) Stalaktit (stalactite) adalah dibentuk oleh tetes air dan semua oran sudah tahu. Namun, berdasarkan penelitian terbaru tidak sepenuhnya begitu. Stalaktit adalah cara gua "bernafas" sebagai pengontrol, sebuah temuan yang menuangkan keraguan pada catatan iklim kuno berasal dari struktur ini.

Philip Froelich dari Florida State University di Tallahassee dan rekannya mencatat sirkulasi udara dalam Hollow Ridge cave dekat Marianna Florida dengan mengukur menggunakan airborne radon, sebuah gas radioaktif alami. Mereka menemukan bahwa kadar terendah di ketika musim dingin, kelembaban udara pada tekanan yang lebih tinggi bergerak ke dalam gua dan mengeluarkan udara yang basi, radon-rich air. Hasil studi ini dipublikasikan di jurnal Earth and Planetary Science Letters, DOI:10.1016/j.epsl.2009.11.010.

Tim menyarankan bahwa udara musim panas yang stagnan menghambat pengendapan kalsium karbonat dari air tanah. Hal ini karena karbon dioksida yang dilepaskan selama reaksi dan jika kadar C02 di udara sekitar terlalu tinggi, curah hujan berhenti. "Kalau gua tidak bernapas mereka tidak menghasilkan stalagmit," kata Froelich. Beberapa catatan curah hujan kuno mungkin condong sebagai perkiraan berdasarkan asumsi formasi deposisi mineral stalaktit sepanjang tahun.

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment