Langsung ke konten utama

Hasrat Meningkatan Meta Kesadaran

loading...
bisnis online

(KeSimpulan) Penelitian terbaru dari University of Pittsburgh (Pitt) mengungkapkan ketagihan rokok sambil melakukan tugas kognitif tidak hanya meningkatkan kemungkinan pikiran seseorang melayang (meta kesadaran, melamun, hilang kontrol), tetapi juga membuat orang cenderung tidak sadar ketika pikirannya telah mengembara.

Laporan hasil penelitian berjudul " Out for a Smoke: The Impact of Cigarette Craving on Zoning Out During Reading" yang akan diterbitkan pada edisi Januari 2010 di jurnal Psychological Science, memberikan bukti pertama bahwa keinginan menggangu meta kesadaran individu, suatu kemampuan untuk secara periodik menilai pikiran sendiri.

Michael Sayette, profesor Psikologi dari Pitt; Erik Reichle, professor dan ketua Pitt's cognitive program in psychology; dan Jonathan Schooler, profesor psikologi dari University of California, Santa Barbara, merekrut 44 pria dan wanita perokok berat untuk mengambil bagian dalam studi. Semua merokok hampir satu bungkus per hari, namun harus menahan diri tidak merokok selama setidaknya enam jam sebelum tiba di laboratorium.

Peserta dikelompokkan secara random menjadi dua kelompok baik yang ketagihan berat maupun ketagihan rendah. Kelompok pertama tidak boleh merokok, sedangkan kelompok kedua diizinkan untuk merokok selama studi. Peserta diminta untuk membaca kisah Tolstoy's War and Peace sebanyak 34 halaman dari layar komputer. Jika mereka menangkap "zonasi keluar", mereka diminta menekan sebuah tombol berlabel ZO. Setiap beberapa menit, terdengar nada, dan mereka bertanya melalui komputer, "Apakah anda zonasi keluar?" yang mereka respon dengan menekan tombol "Ya" atau "Tidak". Setelah 30 menit.

Meskipun kedua kelompok diminta dengan perintah yang sama beberapa kali, orang-orang dengan ketagihan rokok memiliki episode meta kesadaran tiga kali lebih banyak dibandingkan kelompok ketagihan rendah. "Para peneliti untuk sementara memiliki teori bahwa hasrat dapat mengganggu daya konsentrasi. Tapi, mirip dengan apa yang kami temukan dalam studi sebelumnya tentang gangguan konsentrasi orang-orang yang mabuk, ini adalah 'double whammy' (yakni lebih kehilangan konsentrasi yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mengenali sesuatu) dapat menjelaskan mengapa ketagihan sering mengganggu upaya untuk melakukan pengendalian diri, proses yang membutuhkan kemampuan untuk menyadari keadaan diri saat mengelola sesuatu," kata Sayette.

Hasrat dapat mengganggu perhatian yang berkelanjutan dan mengurangi meta-kesadaran bisa menarik bagi mereka yang mempelajari kecelakaan kerja, di mana para perokok harus menahan diri. Ini juga menawarkan cara baru untuk meneliti faktor-faktor yang mengganggu proses belajar para mahasiswa perokok yang harus berpantang sewaktu di kelas.

bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar