Langsung ke konten utama

Ikopin: Tifatul Sembiring itu Bajak Laut yang Merampas Hak-hak Orang Lain

loading...
bisnis online

(KeSimpulan) Karena menggagas Rancangan Peraturan Pemerintah Penyadapan, Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring diberi gelar 'bajak laut'. "Dia berusaha merampas hak-hak orang lain layaknya bajak laut," kata mahasiswa Ikopin Syamsul Pasaribu, Jumat 11 Desember 2009.

Sekitar dua puluh mahasiswa Ikopin itu berunjuk rasa menuntut penghentian pembahasan rancangan penyadapan yang diberi tajuk "Pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi Jilid 2". Para mahasiswa mengacungkan cetakan foto wajah Tifatul yang sebelah matanya digambar penutup mata ala bajak laut.

Ikopin menyesalkan pernyataan Tifatul yang menyebut rancangan peraturan itu untuk menjunjung Hak Asasi Manusia. "Bahwa seolah-olah KPK selama ini melanggar HAM, ini penghinaan," kata Pasaribu. Kewenangan penyadapan tanpa perlu meminta ijin merupakan keistimewaan yang dibutuhkan KPK sebagai lembaga yang dibentuk dalam situasi luar biasa, menghadapi kejahatan luar biasa yakni korupsi. Syamsul mengatakan bahwa mengharuskan KPK meminta ijin pengadilan untuk menyadap, "Ini bahaya, mau menangkap korupstor minta ijin dulu, mau apa jadinya negeri ini."

Para mahasiswa menuding penyusunan peraturan tentang penyadapan yang khusus ditujukan pada KPK, merupakan usaha pelemahan, menyusul gagalnya upaya pelemahan pada kasus Cicak Lawan Buaya. "Tidak menutup kemungkinan ini ditunggangi koruptor," kata Syamsul. Argumen Tifatul yang menyebutkan penyusunan rancangan peraturan itu sebagai amanat Undang-Undang dituding mengada-ada. Syamsul mengatakan, putusan Mahkamah Konstitusi pada 19 Desember 2006 tentang Uji Materi Undang-Undang KPK menyebutkan pengaturan tentang penyadapan harus ditetapkan dalam bentuk undang-undang.

Dengan begitu penyusunan RPP Penyadapan salah kaprah. Aturan soal itu harus dibuat dalam bentuk Undang-Undang. Mahasiswa meminta, jika aturan itu dibuat, agar tata-cara penyadapan tidak membatasi apalagi menghambat kerja KPK. Para mahasiswa berunjuk rasa dengan mengusung spanduk dan poster bertuliskan "Awas Pelemahan Jilid 2". (www.tempointeraktif.com / Mahasiswa Ikopin Bandung Juluki Tifatul Sembiring Bajak Laut / Jumat 11 Desember 2009)

Laporan Penelitian
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar