Langsung ke konten utama

Kanibalisme Situs Herxheim di Eropa Neolitikum

loading...
bisnis online

(KeSimpulan) Sebuah tim peneliti berpendapat bahwa ratusan orang dibantai dan dimakan pada 7.000 tahun yang lalu di sebuah situs pemukiman di daerah yang sekarang selatan Jerman, suatu hidangan yang mengerikan. Sebuah studi menunjukkan selama periode mungkin beberapa dekade, ratusan orang dijagal dan dimakan sebelum bagian-bagian tubuh mereka dilemparkan ke lubang-lubang berbentuk oval.

Boulestin Bruno, antropolog dari University of Bordeaux 1 di Perancis dan rekan-rekannya menunjukkan kanibalisme di sebuah desa yang sekarang disebut Herxheim terjadi selama upacara ritual di mana orang-orang dari dekat dan jauh membawa budak, tawanan perang atau tanggungan lain untuk upacara pengorbanan. Para peneliti mengajukan hipotesis sebuah krisis sosial dan politik di Eropa Tengah pada waktu itu yang memicu berbagai bentuk kekerasan. "Korban manusia di Herxheim adalah hipotesis yang sulit dibuktikan di masa kini, tetapi kita memiliki bukti bahwa beberapa ratus orang dimakan selama periode singkat," kata Boulestin.

Spesimen kerangka menunjukkan tubuh manusia yang dibantai dengan cara yang sama seperti binatang. Herxheim menawarkan bukti langka kanibalisme Eropa selama awal periode neolitikum, ketika pertama kali pertanian menyebar. Para peneliti melaporkan pada edisi December jurnal Antiquity. Artefak yang ditemukan di Herxheim berasal dari Linear Pottery Culture yang berkembang di Eropa barat dan tengah dari sekitar 7.500 hingga 7.000 tahun yang lalu.

Dua arkeolog yang telah mempelajari tulang manusia yang ditemukan satu dekade yang lalu di Herxheim menolak hipotesis baru kanibalisme. Dalam sebuah pernyataan bersama kepada Science News, Jorg Orschiedt dari University of Leipzig di Jerman and Miriam Haidle dari Senckenberg Research Institute and Natural History Museum di Frankfurt mengatakan bahwa data oleh Boulestin lebih sesuai skenario di mana orang-orang mati dikubur di Herxheim berikut mutilasi dan menguliti daging dari tulang. Bukti tradisi upacara penguburan yang telah banyak dilaporkan pada masyarakat kuno. Jika penelitian lebih lanjut menegaskan pada skala besar kanibalisme Herxheim, "ini akan sangat mengejutkan memang, hanya dalam hal skala yang terlibat," komentar arkeolog Rick Schulting dari University of Oxford di Inggris.

Sampai saat ini, satu-satunya bukti yang meyakinkan kanibalisme era neolitikum berasal dari tulang pada 6.000 tahun yang lalu dalam gua Perancis. Sebuah laporan pada 1986 menyimpulkan bahwa sisa-sisa berbagai hewan dan setidaknya enam orang dibantai dan dibuang di sana. Orschiedt dan Haidle mengatakan, pemakaman lebih mungkin dari pada kanibalisme menjelaskan temuan mereka.

Herxheim digali pertama kali pada 1996-1999, menghasilkan sisa-sisa struktur besar, tembikar dan dua selokan paralel yang mengelilingi pemukiman. Lobang parit-parit tumpang tindih, nampaknya telah digali selama beberapa abad dan tidak semata-mata untuk menyimpang orang mati. Awal penggalian lubang ini memberikan sejumlah besar deposit tulang manusia dan anjing.

Studi pada tahun 2005-2008 yang dipimpin oleh Andrea Zeeb-Lanz dan Fabian Haack dari divisi arkeologi Germany’s Directorate General for Cultural Heritage, menggali kembali dan menambah temuan tulang manusia, terutama tengkorak, tulang anggota tubuh, dan bantalan pemotongan. Sisa-sisa sekitar 500 orang mati telah ditemukan sejauh ini. Tembikar ditemukan di antara kumpulkan tulang selama tidak lebih dari beberapa dekade. Beberapa potongan situs merujuk era neolitikum.

Boulestin menyatakan bahwa lubang-lubang yang mengelilingi Herxheim bukanlah bunker perlindungan selama peperangan karena menunjukkan tanda batas simbolis atas penyelesaian upacara. Pada awalnya tim Boulestin, Orschiedt, dan Haidle, meragukan bahwa orang mati dibawa ke Herxheim untuk upacara pemakaman. Namun, Boulestin dan rekan-rekannya berubah pendapat setelah menganalisis 217 tulang manusia disusun ulang dari satu deposit yang mewakili setidaknya 10 orang.

Para ilmuwan mengatakan bahwa kerusakan khas pemotongan hewan muncul pada tulang, termasuk yang dihasilkan oleh teknik untuk memisahkan rusuk dari tulang belakang. Kepala yang berkulit dan berotot dihapus untuk mengeluarkan otak dari ubun-ubun. Sayatan dan luka pada rahang menunjukkan lidah dipotong keluar. Tanda goresan pada ujung tulang yang patah menujukkan penyedotan sumsum. Orang seperti membuat tanda sedang mengunyah yang ditemukan di dekat ujung tulang lengan dan tangan yang patah. Riset yang terus-menerus dilakukan di Herxheim menemukan tanda-tanda kanibalisme pada tulang-tulang ratusan individu lain dengan hanya sedikit pengecualian.

Tapi pembuktian bahwa orang Eropa kuno menkonsumsi bagian tubuh manusia "hampir mustahil," kata Orschiedt dan Haidle. Tidak adanya rahang bawah dan tengkorak basa dari material batuan baru di Herxheim menujukkan sebuah skenario pemakaman, di mana komponen ritual ini dihapus sebelum tengkorak diletakkan ke lubang-lubang. Pemahaman Boulestin tentang krisis sosial dan politik era neolitikum yang didasarkan pada bukti-bukti pembantaian yang diterima secara umum terhadap puluhan orang di tiga situs Eropa tengah sekitar 7.000 tahun yang lalu. Permukiman daerah lain, termasuk Herxheim, ditinggalkan pada sekitar waktu itu.

Direncanakan analisis kimia tulang dari Herxheim akan menunjukkan apakah beberapa individu tumbuh dengan mengkonsumsi bahan makanan dari daerah lain, suatu tanda bahwa tulang-tulang diangkut ke situs. Bukti seperti itu akan mendukung hipotesis baik penguburan atau kanibalisme. Nick Thorpe, arkeolog dari University of Winchester di Inggris mengatakan bahwa hal ini belum jelas sebagai akibat krisis masyarakat secara luas pada awal neolitikum. Apa pun yang sebenarnya terjadi di Herxheim, tulang wajah yang hancur tidak bisa dikenali, "memberikan kesan tentang kehancuran identitas individu dan psikis semacam kekerasan terhadap orang," kata Thorpe.

bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar