Langsung ke konten utama

Manufaktur Plastik Berbasis CO2 Upaya Menggurangi Konsumsi Minyak Bumi

loading...
bisnis online

(KeSimpulan) Menggunakan teknologi yang dikembangkan di Cornell University, Novomer mendapatkan dana tambahan untuk mengembangkan suatu proses manufaktur plastik yang hanya memerlukan lebih sedikit minyak dengan melipat dalam karbon dioksida. Plastik adalah produk fantastis, tapi dibutuhkan banyak sekali minyak bumi untuk membuatnya. Dengan demikian, upaya untuk mengurangi penggunaan minyak, antara lain industri bioplastics yang mengkhususkan diri dalam pembuatan plastik yang mengandalkan lebih sedikit kebutuhan pada minyak sebagai bahan baku dan lebih pada biomassa, karbon dioksida, atau bahkan mikro organisme seperti Escherichia coli.

Upaya-upaya para peneliti dari Cornell mendapat dorongan di Ithaca, NY basis Novomer, Inc, yang mengumumkan dana sebesar US$800.000 dari New York State Energy Research and Development Authority (NYSERDA) untuk mulai mengkomersilkan material polypropylene carbonate (PPC) yang menggunakan kombinasi CO2 dan minyak bumi.

Mike Slowik, manajer dari Novomer strategic planning and analysis mengatakan bahwa menambahkan CO2 maka Novomer menggunakan sebanyak setengah minyak untuk membuat plastik konvensional. Plastik konvensional termasuk polystyrene (digunakan untuk membuat kemasan busa) dan polycarbonate (untuk compact disc dan kacamata). Proses kerja Novomer dengan menggunakan sebuah seng berbasis katalis untuk mendapat produk lingkungan seperti CO2 ke epoxides cair (ether yang sangat reaktif) dalam sebuah reaktor untuk menghasilkan hasil yang sama seperti pressure cooker, meskipun dengan lebih sedikit energi yang diperlukan dalam hal suhu dan tekanan.

Material yang dihasilkan adalah cairan seperti madu dimana perusahaan dapat menggunakan untuk membuat produk plastik, termasuk botol atau kemasan pembungkus transparan. Kodak Specialty Chemicals bersama dengan Rochester Institute of Technology merencanakan untuk menyediakan Novomer dengan peralatan dan fasilitas yang diperlukan untuk meningkatkan produksi. Slowik mengatakan, dengan bantuan Kodak, Novomer telah mampu membuat batch sampel hingga 14 kilogram pada sekali waktu. Tujuan jangka panjang Novomer adalah mendapatkan tambahan produsen besar untuk menggunakan polimer berbasis CO2 dalam produk plastik yang mereka buat dan menjualnya.

NYSERDA memetakan korporasi yang mempromosikan riset dan pengembangan yang bertujuan mengurangi Negara Bagian New York atas ketergantungan pada minyak bumi, Novomer mulai bekerja pada bulan Desember 2008 dalam sebuah studi kelayakan dana US$150.000. Hasil meyakinkan Novomer untuk bergerak maju dengan bekerja mengembangkan katalis kimia yang digunakan untuk membuat bahan PPC yang dapat diproduksi menggunakan manufaktur dengan biaya yang kompetitif plastik berbasis minyak bumi.

Menurut juru bicara Colleen Ryan, NYSERDA mempertimbangkan sejumlah proyek yang bertujuan mengembangkan, membuktikan atau mengkomersilkan teknologi baru hemat energi untuk digunakan dalam proses industri manufaktur dan sektor pertanian sebelum memilih Novomer. "Dengan sekitar 10 persen dari seluruh minyak mentah dan gas alam di AS digunakan untuk pembuatan plastik, manfaat PPC Novemer yang diperdagangkan tidak hanya untuk solusi yang lebih hijau bila dibandingkan dengan bahan-bahan saat ini. Juga lebih rendah biaya dan menawarkan kinerja yang lebih tinggi untuk banyak aplikasi," kata Ryan.

bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar