Langsung ke konten utama

Sel-Sel Induk Tali Pusat untuk Meningkatkan Transparansi Kornea Keruh

loading...
bisnis online

(KeSimpulan) Penelitian baru dari University of Cincinnati (UC) dapat membantu dalam pemulihan kehilangan penglihatan bagi pasien dengan kornea jaringan parut. Winston Whei-Yang Kao, PhD, profesor ophthalmology, bersama dengan peneliti lain di UC's Ophthalmology Department menemukan transplantasi human umbilical mesenchymal stem cells (sel-sel induk tali pusar manusia) pada model tikus yang mengalami kekurangan protein lumican menjadi pulih dari transparansi kornea keruh dan tipis.

Sel-sel induk Mesenchymal adalah sel "multi-ampuh" yang dapat berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel. Temuan-temuan ini yang disajikan pada Pertemuan Tahunan ke-49 American Society of Cell Biology, 8 Desember 2009. "Hanya transplantasi kornea pada saat ini obat untuk pemulihan penglihatan yang mungkin telah hilang karena jaringan parut kornea yang disebabkan oleh infeksi, mekanikanis, luka kimia, dan cacat bawaan mutasi genetik. Namun jumlah donor yang cocok untuk transplantasi kornea menurun karena banyak bias bedah seperti pengingkatan LASIK," kata Kao.

"Di seluruh dunia, ada kekurangan kecocokan untuk cangkok kornea mata dan pada saat ini, tidak ada prosedur alternatif yang efektif selain transplantasi kornea untuk mengobati kebutaan. Ada kebutuhan besar agar mengembangkan paradigma pengobatan alternatif, salah satunya mungkin transplantasi sel-sel induk mesenchymal," kata Kao. Para peneliti menggunakan model tikus yang tidak memiliki gen lumican, juga dikenal sebagai lumican knock-out models. Lumican adalah protein yang mengontrol pembentukan dan pemeliharaan kornea tetap transparan.

"Lumican knock-out models termanives pada kornea mata tipis dan berawan. Transplantasi dari sel-sel induk tali pusar meningkatkan transparansi dan peningkatan ketebalan stroma (jaringan ikat) kornea pada tikus ini," kata Kao. Selain itu, sel batang mesenchymal selamat pada stroma tikus selama lebih dari tiga bulan dengan sedikit atau tidak ada penolakan untuk menjadi sel-sel kornea, memperbaiki fungsi yang hilang disebabkan oleh mutasi gen.

"Hasil kerja kami menyarankan regim baru pengobatan yang potensial untuk penyakit bawaan dan/atau penyakit kornea. Sel-sel induk ini mudah untuk mengisolasi dan dapat pulih dengan cepat dari penyimpanan ketika merawat pasien. Temuan ini memiliki potensi untuk menciptakan perawatan baru dan lebih baik, peningkatan kualitas hidup untuk pasien dengan kehilangan penglihatan kornea akibat cedera," kata Kao. Sel-sel induk tali pusar dapat tersedia secara berlimpah. Studi ini didanai oleh hibah dari National Eye Institute, Research to Prevent Blindness, dan the Ohio Lions Eye Research Foundation.

bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar