Temuan Baru Phosphatases dalam Mekanisme Pembentuk Bekuan Darah

Tinuku

(KeSimpulan) Para peneliti dari Swedish Medical University Karolinska Institutet menunjukkan Polyphosphate dari platelet darah memainkan peran penting dalam peradangan dan pembentukan bekuan darah (blood clots). Penelitian, yang dipublikasikan dalam jurnal Cell, mendiskripsi bagaimana mekanisme ini dapat digunakan dalam perawatan.

Gumpalan darah adalah penyebab umum myocardial infarction dan stroke. Para ilmuwan telah menunjukkan bahwa pembentukan gumpalan darah melibatkan agregasi trombosit dan pembentukan struktur yang dikenal sebagai "fibrin threads", berkombinasi dengan inflamasi di dalam pembuluh darah. Proses dibalik molekuler ini hingga kini hanya sebagian yang diketahui para peneliti.

Sebuah kelompok riset di Karolinska Institutet bekerja sama dengan ilmuwan Amerika dan Eropa telah menemukan bahwa suatu polimer anorganik (polyphosphate), memainkan peran kunci dalam peradangan dan pembentukan bekuan darah. Percobaan pada tikus dan plasma manusia telah menunjukkan bahwa polyphosphate dilepaskan oleh trombosit darah dan mengaktifkan Factor XII, sebuah protein yang sebelumnya telah ditunjukkan para ilmuwan berkontribusi terhadap coagulation.

Peradangan Polyphosphate juga mengaktifkan zat-zat yang berkontribusi terhadap kebocoran pembuluh darah yang merupakan ciri khas peradangan. Para ilmuwan juga menunjukkan bahwa enzim tertentu (phosphatases) yang menghancurkan polyphosphate dapat mencegah peradangan dan pembentukan bekuan darah di pembuluh darah tikus. Dengan demikian para ilmuwan percaya bahwa phosphatases dapat menjadi fokus untuk jenis perawatan baru untuk pembekuan darah dan peradangan.

Publikasi: "Platelet Polyphosphates Are Proinflammatory and Procoagulant Mediators In Vivo", Felicitas Müller, Nicola J. Mutch, Wolfdieter A. Schenk, Stephanie A. Smith, Lucie Esterl, Henri M. Spronk, Stefan Schmidbauer, William A. Gahl, James H. Morrissey, and Thomas Renné, Cell, 10 December 2009.

Tinuku Store

No comments:

Post a Comment