Langsung ke konten utama

Apakah Tyrannosaur Memiliki Gigi Lebih daripada T. Rex?

loading...
bisnis online
(KeSimpulan) Gigi Tyrannosaur yang baru ditemukan menampilkan sebuah lubang dalam tengkorak dan terawetkan di New Mexico. Tyrannosaur (Bahasa Indonesia menyebut Tiranosaurus) yang memiliki panjang 29 kaki dengan deretan gigi lebih banyak dari pada yang diketahui dari Tyrannosaurus rex, di mana memiliki nenek moyang bersama. Temuan ini dipublikasikan di edisi terbaru Journal of Vertebrate Paleontology.

Sisa-sisa dinosaurus tanah tandus, Bistahieversor sealeyi, dikumpulkan dalam penggalian paleontologi pertama daerah padang gurun federal, the Bisti/De-na-zin Wilderness of New Mexico. Eksvakasi dino sekelas VIP ini diterbangkan oleh helikopter yang dioperasikan oleh Air Wing dari New Mexico Army National Guard.

"Bistahieversor sealeyi baru pertama kali yang valid dari genus dan spesies yang diberi nama tyrannosaur dari barat North America lebih dari 30 tahun," kata Thomas Williamson, kurator paleontologi dari New Mexico Museum of Natural History.

Raksasa ini hidup para 74-75 juta tahun yang lalu, hampir 10 juta tahun sebelum T-rex muncul. Penanggalan Tyrannosaur paling awal sekitar 167 juta tahun yang lalu dan berasal dari Barat Amerika. Oleh karena itu sekarang menimbulkan kekacauan tentang keluarga Tyrannosauridae yang lahir di Amerika Serikat. Beberapa fitur membedakan dinosaur baru, kata Thomas Carr, direktur Carthage Institute of Paleontology dan asisten profesor biologi di Carthage College.

Temuan baru memiliki sekitar 64 gigi, sementara T. rex dewasa hanya 54 gigi. Namun, Carr menyatakan bahwa "gig B. sealeyi lebih kecil dan sempit daripada T-rex (yang terbesar di antara gigi tyrannosauroids."

Dinosaurus baru ini juga mempunyai lubang yang tidak biasa di kepalanya, tepat di atas mata. Lubang belum terlihat pada tyrannosaur lainnya dan mungkin telah membantu meringankan beban kepalanya. "Lobang terbuka di atas mata diproduksi oleh kantung udara di dalam tulang tengkorak yang menghilang karena tidak diperlukan. Lobang ini tidak akan terlihat ketika binatang itu masih hidup karena tertutup oleh kulit," kata Carr.

Dinosaurus juga memiliki "hubungan kompleks di dahinya." Carr menjelaskan bahwa biasanya hewan-hewan ini menunjukkan tiga prong memanjang dari moncong ke dahi, tapi binatang dari New Mexico ini memiliki tujuh prong. "Kesatuan kompleks mungkin berfungsi untuk menstabilkan dan mencegah gerak pada persendian," kata Carr.

B. sealeyi memiliki sebuah keel tambahan atau punggungan menonjol yang membentang dari tepi bagian bawah dari rahang bawah. Para ilmuwan tidak yakin tujuan fitur punggungan ini.

Para peneliti sekarang menganalisis karakteristik dalam moncong yang banyak dimiliki tyrannosaur dan berkembang pada nenek moyang hewan-hewan ini yang tinggal di sebelah barat Western Interior Seaway, laut dangkal yang membagi Amerika Utara menjadi dua subkontinen selama Cretaceous Akhir.

Tyrannosaur ke bagian barat dari laut terus berevolusi secara mencolok pada fitur kepala mencolok ini, sedangkan yang ke timur mempertahankan moncong pendek yang lebih primitif. Carr menyatakan bahwa "tekanan seleksi alam yang diperlukan untuk membentuk moncong yang mendalam itu tidak hanya dalam tindakan" di sisi timur laut. Di tanah tandus bersama fosil dinosaurus lainnya yang dikumpulkan di situs Bisti dan dari daratan Navajo, saat ini menjadi koleksi dan dipamerkan di New Mexico Museum of Natural History.
bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar