Skip to main content

Brown Dwarf SDSS1416+13B Pecahkan Rekor Bintang Katai Terdingin

loading...
Tinuku
(KeSimpulan) Brown dwarf atau bintang kurcaci atau katai coklat, objek yang memunculkan penasaran. Meskipun ditimbang hingga 80 kali massa Jupiter, namun terlalu kecil untuk disebut bintang dan terlalu besar untuk disebut planet. Sampai akhir tahun 1980-an keberadaannya adalah objek teoritis murni.

Namun, peningkatan kemampuan pengamatan yang memungkinkan para astronom untuk melihat lebih dalam ke ruang angkasa dengan mendeteksi benda-benda dingin yang banyak darinya adalah "bintang yang gagal" (atau mungkin mereka disebut "planet yang sukses"?).

Sekarang tim internasional yang dipimpin oleh astronom University of Hertfordshire, menggunakan teleskop United Kingdom Infrared Telescope (UKIRT) di Hawaii, mungkin telah melihat katai cokelat terdingin. "Ini terlihat seperti keempat kalinya dalam tiga tahun temuan UKIRT untuk membuat rekor penemuan katai cokelat yang dikenal dingin dengan temperatur diperkirakan sekitar di atas 200 derajat Celsius," kata Dr Philip Lucas dari University of Hertfordshire’s School of Physics, Astronomy and Mathematics, Inggris.

Suhu 200 derajat Celsius (hampir 400 derajat Fahrenheit) hanya dua kali panas secangkir teh anda di waktu pagi, sehingga tidak heran cokelat kerdil cokelat dikenal sebagai objek "sub-stellar" (sub-bintang). Untuk menjadi "bintang," suatu objek memerlukan pembakaran bahan bakar melalui fusi nuklir. Brown dwarf terlalu kecil untuk melakukan hal ini untuk jangka waktu yang lama.

Sebelumnya, penghargaan sebagai "the Coolest Sub-Stellar Object" diberikan pada katai cokelat yang disebut Wolf 940B, terletak 40 tahun cahaya dari Bumi. Astronom Australia mengukur suku permukaan Wolf 940B sedingin 300 derajat Celsius.

Katai cokelat yang baru ditemukan ini (diberi nama yang sungguh tidak seksi yaitu SDSS1416+13B) mengorbit di tempat lain, katai cokelat panas (Anda dapat menebaknya dengan SDSS1416+13A). Pasangan, seperti Wolf 940B yang terletak di halaman belakang kosmik kita antara 15 dan 50 tahun cahaya dari Bumi.

SDSS1416+13B begitu dingin sehingga memancarkan cahaya tampak sangat kecil dan hanya dapat diamati dalam panjang gelombang inframerah. Meskipun kenyataan kelihatan sangat dingin namun menarik para astronom, ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan.

Tindak lanjut pengamatan objek ini oleh NASA's Spitzer Space Telescope menyadari bahwa SDSS1416+13B adalah 'katai cokelat paling merah' yang ditemukan hingga kini. "Kita harus sedikit berhati-hati tentang satu ini karena warna-warna yang begitu berbeda dari apa pun yang dilihat sebelumnya bahwa kita tidak benar-benar belum memahami mengerti hal itu. Bahkan jika ternyata suhu rendah pemecah rekor tidak cukup, warna begitu ekstrem sehingga objek ini sehingga banyak para fisikawan akan sibuk berusaha menjelaskannya," kata Lucas.

Para ilmuwan berpendapat bahwa warna aneh Brown Dwarf dan suhu rendah menunjukkan bahwa elemen yang kurang berat dan karenanya sangat tua. Faktor-faktor ini membuat SDSS1416+13B sebagai objek yang sangat menarik untuk dipelajari karena menyediakan informasi berharga tentang evolusi benda-benda misterius ini.
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian
Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Comments