Skip to main content

Sebuah Studi Temukan Bakteri E. coli dalam Produk Minuman Soda

loading...
Tinuku
(KeSimpulan) Sebuah studi baru menemukan bahwa kurang dari setengah produk minuman soda di Roanoke, Virginia, Amerika Serikat terkontaminasi oleh bakteri coliform, suatu indikator dari kontaminasi tinja. Menurut studi yang diterbitkan di International Journal of Food Microbiology menyatakan 48 persen dari 90 soda biasa, soda diet, dan soda tuang dari 30 penjual lokal yang dijadikan sampel oleh peneliti, mengandung bakteri. Sebanyak 11 persen darinya terbukti positif E. coli yang tidak melanggar aturan US Environmental Protection Agency standards untuk air minum yang aman.

Bakteri E. coli secara pasti bisa membuat orang sakit, namun tidak semua bentuk mikroba berbahaya. Kekhawatiran yang sebenarnya adalah kemungkinan bahwa para operator dan pekerja produsen soda tidak mencuci tangan mereka dengan baik dan mencemari mesin dengan segala macam bug yang lebih buruk.

"Bagaimana regulasi sanitasi yang diundangkan dan diberlakukan dalam masyarakat berbeda. Masyarakat umum lebih penting. Berapa banyak ancaman yang ditunjukkan? Ini mungkin terbatas. Sekali lagi, ini masalah peraturan yang tidak berada pada tempatnya," kata Dean Cliver, professor emeritus keamanan makanan dari University of California, Davis.

Clivers mengasumsikan bahwa kajian ini menemukan suatu sistem kebersihan yang buruk di antara para operator minuman soda. Implikasi temuan ini menyajikan sebuah ancaman skala besar terhadap kesehatan masyarakat yang tampaknya optimis karena tidak adanya data lain.

Sementara, The National Restaurant Association, asosiasi bisnis bagi industri restoran merespon terhadap temuan ini dengan mengatakan: "Walaupun hasil studi ini membingungkan, kami merasa bahwa itu tidak mewakili industri kami dan para tamu dapat selamat menikmati minuman dari dispenser dan wadah tunggal pada layanan sama." Pernyataan ini tampaknya mengabaikan sepenuhnya temuan penelitian.

Jika makanan dari restoran mengabaikan data kesehatan masyarakat, hal ini akan membuat anda bertanya-tanya apakah mungkin hanya kaleng soda saja yang kotor? Karena sebagian besar proses produksi harus ditangani oleh karyawan pada suatu saat ketika mereka menaruh di rak, pendingin, cangkir dari penjual? Dan seberapa sering anda membersihkan peralatan makan saat anda dapat meletakkan mulut anda tepat di atasnya?

Bakteri E. coli berasal dari tinja, sehingga menjadi jelas bahwa para karyawan produsen atau penjual minuman soda tersebut tidak mencuci tangan secara bersih sehabis buang air besar.
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian
Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Comments