Langsung ke konten utama

UK Intellectual Property Beri Hak Paten Sel Induk IPS untuk iPerian

loading...
bisnis online
(KeSimpulan) Sebuah perusahaan biomedis di California, iPierian, telah diberi hak paten pertama yang dikeluarkan di luar Jepang untuk teknologi pemrograman genetik yang digunakan menciptakan induced pluripotent stem (IPS) cells atau sel-sel induk berpotensi majemuk. Keputusan yang dikeluarkan pada 12 Januari, oleh UK Intellectual Property Office, tidak melibatkan peran Shinya Yamanaka, peneliti dari Kyoto University yang banyak dianggap telah menciptakan teknologi sel IPS.

Kredit temuan justru diberikan pada kelompok pesaing Yamanaka yaitu tim peneliti Jepang yang dipimpin oleh Kazuhiro Sakurada yang bekerja di Kobe untuk afiliasi Bayer Schering Pharma. iPierian yang berbasis di San Francisco Selatan, memperoleh hak atas klaim paten pada tahun 2008.

Seperti sel-sel induk embrionik, sel-sel IPS dapat berkembang menjadi jenis sel apapun dalam tubuh, tetapi mereka menghindari kontroversi etika yang terlibat dalam penggunaan embrio. Meskipun berbagai kelompok riset internasional telah mengajukan lebih dari 75 klaim paten yang melibatkan sel-sel IPS, satu-satunya paten yang diberikan hingga sekarang dijadikan isu oleh Jepang untuk tim peneliti Yamanaka.

Masalah krusial bahwa iPierian berpendapat Bayer telah mengajukan klaim utama penggunaan teknologi IPS dalam sel induk manusia pada bulan depan dari semua pesaing, termasuk Yamanaka. Akemi Nakamura, juru bicara Kyoto University, tidak setuju. "Kami percaya memiliki keuntungan atas klaim, karena klaim Yamanaka diajukan sebelum klaim Sakurada," kata Nakamura.

Yamanaka mengajukan klaim tentang teknologi IPS pada Desember 2006. Aplikasi klaim diberikan pada bulan Desember 2008 oleh Japan Patent Office, metode tertutup untuk menghasilkan baik sel-sel IPS tikus maupun manusia menggunakan empat gen melalui vektor virus. Klaim Sakurada ini diajukan di Jepang pada Juni 2007, namun secara khusus dikecualikan penggunaan c-myc, sebuah oncogene dimana tim peneliti bersemangat untuk menghilangkan dari daftar yang dibutuhkan untuk memicu pemrograman sel. Sakurada masih harus mengeluarkan paten di Jepang.

Hubungan antara Yamanaka, Sakurada dan iPierian terlihat rumit. Yamanaka memiliki peran dalam temuan awal di iPierian yang awalnya satu bagian di Gladstone Institutes, salah satu afiliasi dari University of California, San Francisco (UCSF), di mana Yamanaka bekerja di laboratorium satelit sebulan sekali. Yamanaka tidak memiliki peran di iPierian Kyoto secara langsung, tetapi penelitian laboratorium kolaborasi dengan perusahaan pada upaya memperbaiki metode-metode untuk memprogram ulang sel seperti mengganti vektor virus yang digunakan untuk mengangkut gen yang memicu proses menciptakan sel-sel induk.

Sakurada pernah memegang jabatan kepala ilmiah di Izumi Bio, perusahaan yang menjadi iPierian setelah merger dengan Pierian, start-up dibuat oleh para peneliti sel induk Harvard yaitu George Daley, Douglas Melton, dan Lee Rubin. Menurut juru bicara perusahaan, Danielle Bertrand, mengatakan bahwa Sakurada tidak lagi dipekerjakan di iPierian.

Selama kunjungan ke Gladstone Institutes pada bulan Desember, Yamanaka berbicara tentang harapannya mengenai sengketa hak cipta intelektual tidak akan memperlambat kemajuan di bidang yang baru lahir ini. "Teknologi semacam ini tidak boleh dibatasi untuk wilayah atau negara," kata Yamanaka.

Ken Taymor, direktur eksekutif Berkeley Center for Law, Business and the Economy di California, mengatakan bahwa paten yang bersangkutan hanya di negara-negara di mana mereka dikeluarkan. Paten Inggris mungkin hanya memiliki sedikit dampak pada tertundanya paten IPS di Amerika Serikat. Tapi Taymor mengakui bahwa sinyal keputusan Inggris setidaknya satu kantor paten utama adalah pengambilan klaim Sakurada secara serius. "Ini adalah langkah awal dalam mendefinisikan lanskap kekayaan intelektual untuk teknologi penting ini," kata Taymor.

Taruhan dalam perselisihan hak kekayaan intelektual tentang basic teknologi akan berpotensi serius. Yamanaka selalu mengingatkannya setiap kali mengunjungi laboratorium Gladstone. Di luar jendela kantornya tampak berdiri UCSF's Genentech Hall yang dibangun di bagian dengan biaya US$50 juta menjadi saksi penyelesaikan di luar pengadilan dari raksasa bioteknologi yang digugat oleh universitas untuk pelanggaran paten bagi hormon pertumbuhan manusia, salah satu dari farmasi pertama Genentech.
bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar