Injeksi Massa Coronal Matahari Dibidik oleh Pesawat Ruang Angkasa STEREO

Tinuku
(KeSimpulan) Percikan busur api naik ke atas daerah yang aktif pada permukaan Matahari dalam rangkaian gambar yang diambil oleh pesawat ruang angkasa STEREO pada tanggal 27 Januari 2010. Busur adalah plasma, material yang dipanaskan terdiri dari partikel bergerak bermuatan (elektron dan ion). Sama seperti busur besi dari satu ujung magnet ke ujung yang lain, plasma bergeser dalam busur sepanjang garis-garis medan magnet.

Dalam rekaman pengamatan STEREO yang dilakukan antara 26 Januari hingga 29 Januari, satelit bergerak dinamis yang pada awalnya hanya di bagian tepi matahari dan siap merekam saat Matahari berputar lebih ke dalam sudut bidikan. Pada pertengahan di antara klip video rekaman, injeksi coronal (koronal) bermassa kecil (suatu aliran bermuatan partikel dari Matahari) keluar dan masuk ke ruang pada sekitar satu juta mil per jam, membawa beberapa medan magnet. Gambar menunjukkan solar meninggalkan corona Matahari.

Kebanyakan injeksi massa coronal lebih bulat dan lebar, namun dalam gambar ini cukup sempit dan berisi. Meskipun demikian, ilmuwan surya dari NASA setuju bahwa kecepatan dan karakteristik menyarankan memang bukan tipikal injeksi massa coronal.

Suatu pelepasan massa coronal dapat menyebabkan masalah di Bumi. Partikel energik dapat merusak satelit, menyebabkan masalah komunikasi dan navigasi pesawat terbang, dan mengganggu daya listrik di rumah-rumah dan bisnis. Untuk memahami Matahari dan dampaknya di Bumi, NASA memiliki 17 misi, termasuk STEREO yang mengamati Matahari. Pada 11 Februari 2010 nanti, armada akan ditambah satu lagi ketika NASA meluncurkan pesawat ruang angkasa surya paling maju, yaitu Solar Dynamics Observatory, untuk mempelajari penyebab variabilitas matahari dan dampaknya di Bumi.

Solar Dynamics Observatory akan mengambil gambar secara rinci Matahari setiap 0,75 detik dan mengirim data 1,5 terabyte (setara dengan 380 full-length movies) ke bumi setiap hari. Pengamatan ini akan membantu ilmuwan memahami bagaimana medan magnet Matahari dihasilkan secara terstruktur, dan bagaimana energi di dalam medan magnetik dilepaskan ke ruang angkasa sebagai angin surya, partikel energik, dan variasi dalam radiasi matahari.
  1. Edson, J. and Cohen, H. FusEdWeb. Lawrence Livermore National Laboratory and Princeton Plasma Physics Laboratory. Accessed February 12, 2010.
  2. Hill, S. (2010, February 5). Sliding Plasma and a CME. Solar and Heliospheric Observatory. Accessed February 12, 2010.
  3. NASA. (2010, February 13). Coronal Mass Ejection in late January 2010. Accessed February 13, 2010.
  4. NASA. (2010, February 5). About the Solar Dynamics Observatory Mission. Accessed February 12, 2010.
  5. NASA. (2010, February 11). NASA successfully launches a new eye on the Sun. Accessed February 12, 2010.
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment