Langsung ke konten utama

Pahala Mendorong Dopamine Bagi Kepribadian Anti Empati dan Impulsifitas Psikopat

loading...
bisnis online
(KeSimpulan) Apakah perjudian dalam kehidupan seseorang untuk berinvestasi atau melakukan satu demi satu pembunuhan, seorang psikopat (psychopath) pasti memberi kita semua untuk bertanya-tanya, apa yang terjadi di dalam kepalanya? Sekarang peneliti melaporkan bahwa bagian dari jawaban tersebut mungkin hipersensitivitas meraih hadiah (reward atau pahala) yang dapat menciptakan kondisi patologis (pathological) seperti uang, seks, ataupun status.

Semua psikopat berbagi dua ciri khas yaitu 1) Ketidakmampuan untuk berempati dengan orang lain atau kepekaan emosi. 2) Impulsif pada tingkah laku anti-sosial seperti sembrono atau agresi yang berlebihan. Neurolog telah menunjuk mekanisme saraf yang menyebabkan psikopat kurang dapat berempati. Tapi sangat sedikit penelitian melihat apa yang menyebabkan sifat impulsif yang dalam beberapa hal mungkin akan lebih penting, karena dapat membantu memprediksi kecenderungan psikopat terhadap kejahatan dan kekerasan.

Yosua Buckholtz, neurolog dari Vanderbilt University di Nashville dan rekan-rekannya berfokus pada sistem interkoneksi daerah otak yang disebut sistem mesolimbic (mesolimbic system), yang memotivasi manusia untuk mencari hadiah dengan melepaskan neurotransmitter dopamine. Obat-obatan seperti heroin (pada psikopat juga lebih rentan) bisa mendorong rangkaian dalam sistem ini ke dalam overdrive, mendorong pecandu untuk kompulsif melakukan pembunuhan lain. Para peneliti berhipotesis bahwa psikopat mungkin juga bereaksi berlebihan dalam reward lain.

Untuk menguji hipotesis, para ilmuwan mempelajari bagaimana kepribadian yang normal dipengaruhi oleh variasi dalam nukleus accumbens (bagian dari sistem mesolimbic yang terlibat dalam motivasi). Mereka memberi dosis kecil amphetamine, stimulan, dan menggunakan PET scanner untuk mengukur seberapa banyak dopamine dilepaskan untuk nucleus accumbens pada 30 responden.

Mereka membandingkan hasil pengukuran tes para sukarelawan untuk impulsif dan empati. Orang tercatat memiliki impulsif tinggi melepaskan empat kali lebih banyak dopamine. Untuk tes kedua, subyek berbaring di mesin fMRI. Peneliti memberi $5 jika mereka menekan sebuah tombol persegi putih yang muncul di layar komputer. fMRI mendeteksi tingkat aktivitas yang lebih besar untuk nucleus accumbens dari skor tinggi impulsif ketika mereka mengantisipasi.

Hasil korelasi yang dilaporkan para peneliti kemarin di Nature Neuroscience, menyatakan bahwa semakin besar aktivitas dalam sirkuit dopamine seseorang ketika mereka mengantisipasi reward akan semakin impulsif kepribadian mereka. Bagi psikopat, imbalan normal sehari-hari dapat memicu tanggapan yang besar pada sistem mesolimbic. Dengan demikian menciptakan dorongan yang sangat besar untuk mencari sesuatu yang menguntungkan meskipun konsekuensi buruk dari tindakan mereka, kata Buchholtz. Motivasi ini ditambah dengan kurangnya empati akan mengarah kepada tindak kejahatan dan kekerasan.

Sementara kritik tetap muncul, model ini "perlu lebih banyak data untuk membuatnya take off," kata Klaus Miczek, neurolog behavioral dari Tufts University di Medford, Massachusetts. Khususnya para peneliti perlu untuk menjelaskan peran dopamine yang lain seperti menanggapi stres, karena pelepasan di sini mungkin tidak semata-mata karena imbalan. Data Buckholtz tentang pelepasan dopamine yang berkorelasi dengan data aktivitas otak tersebut menunjukkan bahwa dopamine menusuk relawan dalam merespon "pahala $5".

Namun, karena sistem mesolimbic berhubungan dengan kecanduan, Kent Kiehl, neurolog dari University of New Mexico, Albuquerque, percaya bahwa temuan pada akhirnya bisa memiliki "implikasi besar" bagi perawatan zat yang berusaha untuk mengurangi aktivitas di sirkuit dopamine, kemampuan psikopat untuk mengerem agresifitas. "Jadi, data ini dalam beberapa cara dapat diterjemahkan ke dalam perawatan yang ditargetkan bisa sangat bermanfaat," kata Kiehl.
Laporan Penelitian
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar