Skip to main content

Tyrannosaur Juga Tinggal di Belahan Bumi Selatan

loading...
Tinuku
(KeSimpulan) Fosil dari Australia mengusulkan waris Tyrannosaur atau T. rex (Bahasa Indonesia menyebut Tiranosaurus) tersebar secara global. Paleontolog menggali tempat yang dijuluki Dinosaur Cove menemukan fosil-fosil tyrannosaur yang pertama kali di belahan bumi selatan. Fosil-fosil termasuk juga fragmen tulang hingga hanya panjang satu sentimeter dari korset panggul makhluk itu, namun beberapa fitur tulang terlihat hanya pada tyrannosaur, kata Roger BJ Benson, paleontolog vertebrata dari University of Cambridge di Inggris.

Benson dan rekan-rekannya melaporkan di Science 26 Maret. Sebelumnya, semua fosil yang diketahui dari silsilah tyrannosaur telah digali di belahan bumi utara. Ukuran dan proporsi tulang panggul yang ditemukan menunjukkan bahwa dinosaurus yang hidup sekitar 110 juta tahun yang lalu tersebut seukuran manusia dewasa dan memiliki berat sekitar 80 kilogram. Makhluk ini memiliki ukuran yang sama dengan Raptorex yaitu tyrannosaur yang tinggal di kawasan yang sekarang adalah China.

Benson mengatakan bahwa temuan baru menunjukkan bahwa tyrannosaur adalah karnivora bengis berkaki dua dengan lengan pendek dan rahang besar dapat ditemukan di seluruh dunia selama setidaknya pada era dominasi mereka.

Ketika tyrannosaur pertama kali berevolusi sekitar 160 juta tahun yang lalu, dinosaurus dan makhluk lain bergerak bebas antara daratan utara dan selatan yang dihubungkan oleh jembatan berbagai tanjung. Banyak para paleontolog tyrannosaurs menduga sebagai bagian dari pertukaran itu, tapi tidak seorang pun menemukan bukti dalam catatan fosil sampai sekarang, kata Thomas Holtz, Jr, paleontolog dari University of Maryland di College Park.

Meskipun ada kemungkinan evolusi konvergen yang dapat menghasilkan sebuah tulang berbentuk tyrannosaur dalam spesies yang tidak berhubungan dengan dinosaurus, tulang memiliki beberapa fitur yang hanya ditemukan di tyrannosaur. "Jika ada orang yang menemukan fosil di Asia atau Amerika Utara pada batuan dengan usia yang sama, tidak ada yang meragukan itu berasal dari tyrannosaur," kata Holtz.
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian
Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Comments