Daya Ingat Lymnaea stagnalis Makin Kuat di Bawah Methamphetamine

Tinuku
(KeSimpulan) Dapatkah siput air mengingat lebih kuat pelajaran yang dipetik saat mereka di bawah methamphetamine? Kenangan yang dibentuk keong di bawah pengaruh methamphetamine lebih kuat daripada yang dibentuk dalam kondisi tanpa atau bebas obat. Asosiasi mental menjadi driver yang kuat penggunaan narkoba kompulsif. Demikian laporan tim peneliti terhadap bekicot kolam Lymnaea stagnalis.

Barbara Sorg dari Washington State University di Pullman bekerja sama dengan Ken Lukowiak dari University of Calgary Medicine melihat kinerja siput yang mungkin dapat memberikan petunjuk seperti mengapa obat begitu kuat menarik pecandu kembali ke penggunaan berulang dan kecanduan. Tim bereksperimen dengan siput kolam Lymnaea stagnalis.

Menurut Lukowiak, siput bernapas melalui kulit ketika kadar oksigen dalam air sangat besar, namun ketika kadar oksigen turun, siput memperpanjang napas dengan tabung di atas permukaan air untuk menambah asupan.

Meskipun manusia memiliki sekitar 50 milyar neuron di otak yang dikhususkan untuk memori dan siput hanya 20.000, tetapi memiliki mekanisme yang serupa. "Mother Nature sangat konservatif. Apa pun yang dilakukan, dia cenderung untuk mengulang pada organisme lain. Bahkan pada yang lebih kompleks," kata Lukowiak.

Tim melatih bekicot untuk menjaga tabung napas mereka tertutup, meskipun kadar oksigen rendah dengan menusukkan tongkat ketika mereka mengangkat tabung mereka di atas level air. Dua sesi pelatihan sekitar satu jam masing-masing diperlukan bagi siput untuk mengingat apapun melebihi waktu 24 jam. Jadi tim ilmuwan menguji bekicot untuk melihat apakah mungkin methamphetamines meningkatkan daya ingat bekicot.

Mereka mengulangi pelajaran, ketika menguji siput pada 24 jam kemudian, siput tampaknya tidak ingat pelajaran mereka. Tetapi ketika mereka menyuntukkan methamphetamine di dalam air selama tes ingatan, bekicot melakukan tugas dengan sangat baik.

Menurut Lukowiak, "Hanya satu sesi pelatihan yang diperlukan untuk mendapatkan memori bertahan lama, sedangkan biasanya keong memerlukan dua atau tiga kali untuk menunjukkan ingatan sama." Bahkan dosis methamphetamine yang diberikan beberapa jam sebelum pelatihan tampaknya meningkatkan memori. Tim melaporkan pada edisi 28 Mei di Journal of Experimental Biology.

Sorg berpikir hal ini kemungkinan menunjukkan mengapa sangat sulit bagi pecandu met untuk menjauhi narkoba ketika mereka memulai kenangan lebih "tinggi" dalam pengalaman, baik dengan menggunakan methamphetamine lagi atau hanya menempatkan diri kembali dalam lingkungan di mana kenangan terbentuk.

Sorg mengacu pada kenangan kuat tentang obat ini sebagai kenangan patologis, "karena mereka mulai menyukai penggunaan narkoba bahkan jika pecandu tersebut telah ditetapkan untuk tidak mengulangi perilaku lagi," kata Sorg.
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment