Mangan Perisai Protein Bakteri Deinococcus radiodurans dari Radiasi Ekstrim

Tinuku
(KeSimpulan) Para peneliti mengungkap bagaimana Deinococcus radiodurans dapat menahan radiasi ekstrim. Para peneliti telah menemukan bagaimana mikroba yang mampu bertahan di bawah dosis radiasi dengan membangun perisai pelindung.

Kompleks kecil mangan dan substansi zat lainnya menyerap bahan kimia berbahaya yang diakibatkan oleh radiasi sehingga melindungi bakteri D. radiodurans dari efek buruk radiasi, demikian sebuah studi muncul pada edisi 3 September di PLoS ONE. Terlebih lagi, komponen perisai ini dapat dikooptasi oleh E. coli dan sel-sel darah manusia dengan mengubah sel-sel normal sensitif ke super sel tahan radiasi, kata Michael Daly dari Uniformed Services University of the Health Sciences di Bethesda, Md.

D. radiodurans menjadi tenar pada tahun 1956 ketika ditemukan berkembang di dalam daging sapi iradiasi. Penelitian telah menunjukkan bahwa superbug ini dengan mudah dapat menahan dosis radiasi 1000 kali lebih tinggi daripada yang dibutuhkan untuk membunuh manusia. Mikroba tahan banting ini juga tumbuh subur dalam kondisi ekstrim dingin, kekeringan, vakum dan asam.

Anehnya, Daly dan timnya menemukan bahwa perisai bug berbasis mangan tidak melindungi DNA dari kerusakan radiasi, sebuah temuan yang bertentangan dengan model yang berlaku tentang bagaimana radiasi merugikan sel. Sebaliknya, kompleks mangan ini melindungi protein termasuk enzim-enzim yang memperbaiki dan membangun kembali DNA yang rusak.

"Apa yang sebenarnya membuat kami gembira bahwa senyawa ini hanya melindungi protein, bukan DNA. Kunci untuk kelangsungan hidup adalah perlindungan protein tersebut." kata Daly. Temuan membuka rute untuk melawan radioaktif ekstrim dengan suplementasi sendiri sehingga tidak membutuhkan manipulasi genetik.

Di masa depan, sebuah senyawa diprogram untuk menggagalkan proses radiasi yang dapat diterapkan pada bakteri yang bertugas membersihkan limbah radioaktif atau membuat vaksin yang sangat efektif dengan menghapus genome virus berbahaya, tetapi menyimpan protein.

Caption : Growth of E. coli under high-level chronic μ-radiation on solid medium (TGY). No IR, non-irradiated control plates incubated for 2 days at 25°C; +IR, plates incubated under 42 Gy/hour at the same temperature for the same time. Strain abbreviations: DR/wt, wild-type D. radiodurans; EC/wt, wild-type E. coli (MM1925); DR/recA (rec30), D. radiodurans DNA repair mutant; EC/recA (DH10B), E. coli DNA repair mutant. Each agar sector was inoculated with 1×107 cells.

Michael J. Daly, Elena K. Gaidamakova, Vera Y. Matrosova (Department of Pathology, Uniformed Services University of the Health Sciences, Bethesda, Maryland, United States of America); Juliann G. Kiang, Risaku Fukumoto (Armed Forces Radiobiology Research Institute, Uniformed Services University of the Health Sciences, Bethesda, Maryland, United States of America); Duck-Yeon Lee, Nancy B. Wehr, Gabriela A. Viteri, Barbara S. Berlett, Rodney L. Levine (Laboratory of Biochemistry, National Heart, Lung, and Blood Institute, National Institutes of Health, Bethesda, Maryland, United States of America). Small-Molecule Antioxidant Proteome-Shields in Deinococcus radiodurans, PLoS ONE 5(9): e12570 September 3, 2010, doi:10.1371/journal.pone.0012570
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment