Asal Usul Kehidupan dalam Asam Amino dan Nukleotida Basa di Atmosfer Titan

Tinuku
KeSimpulan.com – Asal usul Kehidupan dimulai di langit tinggi. Eksperimen menunjukkan materi kimia dasar yang terbentuk di bagian atas atmosfer.

Ketika datang untuk menentukan secara persis kehidupan dimulai dalam tata surya, berbagai hal disiapkan sebelum sampai menyentuh udara. Para ilmuwan selama beberapa dekade terakhir mengusulkan ventilasi hidrotermal dalam laut, akuifer bawah tanah, danau es beku (bisa download disini) dan bahkan komet sebagai lokasi asal usul awal kehidupan.

Sekarang eksperimen yang mensimulasikan reaksi kimia di atmosfer Titan, bulan Saturnus yang diselimuti kabut, menambah lokasi baru ke dalam daftar tempat-tempat yang tidak terduga dimana kehidupan dimulai. Penelitian ini menggunakan gelombang radio sebagai sumber energi, mensimulasikan proses radiasi ultraviolet dari Matahari ke bagian atas atmosfer tebal di Titan dan memisahkan molekul seperti metana dan nitrogen.

Eksperimen ini menjadi yang pertama dalam produksi asam amino dan nucleotide basa yang menyusun DNA dan RNA (material dasar kehidupan) tanpa membutuhkan air cair, kata Sarah Horst dari University of Arizona di Tucson dan rekan-rekannya yang mempresentasikan temuan di Pasadena, California, 7 Oktober saat pertemuan tahunan Division for Planetary Sciences, di bawah American Astronomical Society.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa atmosfer di atas Titan (sekitar 1.000 kilometer di atas permukaan bulan dingin tersebut) menghasilkan senyawa yang mampu mendukung kehidupan. Sebelumnya para planetolog memandang bahwa Titan merupakan snapshot beku mirip Bumi di masa muda, studi ini juga menunjukkan bahwa kehidupan di darat mungkin telah terbentuk di dalam kabut tinggi primordial di atas planet daripada dalam sup primordial di permukaan, kata Horst.

Jonathan Lunine, planetolog dari University of Arizona, yang tidak terlibat dari penelitian ini, mencatat bahwa senyawa yang ditemukan dalam eksperimen "molekul sederhana prekursor untuk hidup, jadi ada banyak langkah-langkah tambahan di antara molekul tersebut dan kehidupan itu sendiri, sebagian besar kemungkinan membutuhkan air cair, atau seperti metana". Namun, semua form yang tinggi di atmosfer Titan berakhir di danau dan lautan metana.

Lunine mengatakan penelitian ini provokatif karena pesawat ruang angkasa Cassini mendeteksi ion berat di atmosfer Titan, namun terlalu besar bagi instrumen di Cassini untuk mengidentifikasi. Asam amino adalah salah satu kandidat potensial bagi senyawa berat yang ditemukan dalam simulasi terestrial.

Untuk mengkonfirmasi bahwa bagaimana asam amino dan nukleotida basa diproduksi di atmosfer Titan tentu memerlukan pesawat instrumen yang mengorbit 100 hingga 200 kilometer lebih dekat daripada dari Cassini sekarang yang tidak bisa masuk ke dalam lapisan kabut Titan, kata Lunine.
  1. Sarah Horst, R.V. Yelle, M.A. Smith, A. Somogyi (University of Arizona); A. Buch (Ecole Centrale, France); N. Carrasco, G. Cernogora, E. Sciamma-O'Brien, C. Szopa (Universite Versaille St-Quentin, France); O. Dutuit, E. Quirico, V. Vuitton (Universite Joseph Fourier, France) and R. Thissen (Université Joseph Fourier, France). Formation Of Amino Acids And Nucleotide Bases In A Titan Atmosphere Simulation Experiment, 42nd annual meeting of the American Astronomical Society's Division for Planetary Sciences, Pasadena, California, October 7, 2010.
  2. James Attwater, Aniela Wochner, Vitor B. Pinheiro, Alan Coulson and Philipp Holliger (MRC Laboratory of Molecular Biology, Hills Road, Cambridge CB2 0QH, UK). Ice as a protocellular medium for RNA replication, Nature Communications, Vol:1, Article number:76, 21 September 2010, DOI:10.1038/ncomms1076
Tinuku Store

1 comment:

  1. identifikasi yang perlu dikembangkan...
    kalau bisa, identifikasinya langsung cross check ke TKP, supaya tahu pasti 100 persen di sana ada kehidupan atau tidak...
    kalau memang betul ada kehidupan di sana, lebih baik Indonesia langsung migrasi ke bulan saturnus...
    Jadi tidak perlu repot repot untuk KB. Haha...

    ReplyDelete