Kanibalisme Kecebong Kodok Tebu Raksasa Bufo marinus

Tinuku
KeSimpulan.com - Kecebong Kodok tebu menikmati kaviar. Setelah katak dewasa melahap kecebong, kini kecebong Cane toad (Bufo marinus) juga kanibal.

Sejak tiba dari Amerika Selatan pada tahun 1935, katak tebu raksasa atau Cane toad (Bufo marinus) menyebabkan kekacauan ekologis di pulau Australia bahkan sebelum bencana terjadi. Tampaknya salah satu kebiasaan katak ini yang lebih mengerikan yaitu kanibalisme. Beberapa tahun yang lalu, katak tebu diumumkan sebagai fauna kanibal yaitu katak dewasa memakan kecebong mereka di dalam air.

Sekarang sebuah penelitian baru menunjukkan bahkan berudu katak memiliki selera daging sesama dan kegemaran ini digunakan sebagai perlawanan. Untuk mengetahui apakah para kecebong katak ini aktif memburu larva telur, tim yang dipimpin Rick Shine dari University of Sydney, Australia, pergi ke sebuah kolam di pedalaman dan memasang perangkap berumpan yang diatur dengan baik sebagai tempat bertelur.

Ketika para ilmuwan kembali keesokan harinya, mereka menemukan jebakan telah kosong. Perangkap telur "nyaris tidak terlihat karena gerombolan kecebong kodok yang mengerubungi mereka berusaha keras untuk menemukan," kata Shine. Sedangkan kecebong katak asli Australia menunjukkan tidak memiliki preferensi khusus untuk memakan.

Shine berpikir bahwa bayi kodok yang rakus tertarik pada bahan kimia yang dilepaskan ketika oleh lapisan jelly pelindung kantung telur sebelum menetas dan kanibalisme kecebong dapat mempercepat ekspansi katak ini ke seluruh pulau Australia karena ibu katak terdorong mencari kolam perawan di mana telur aman dan tidak disantap.

Ross Alford, ekolog tropis dari James Cook University di Townsville, Queensland, Australia, menunjukkan bahwa menghapus beberapa berudu katak mungkin hanya mengurangi kompetisi dan seleksi alam, bagaimanapun membuat hidup lebih mudah bagi larva kodok selamat.
  1. Michael R. Crossland and Richard Shine. Cues for cannibalism: cane toad tadpoles use chemical signals to locate and consume conspecific eggs, OIKOS, 12 Oct 2010, DOI:10.1111/j.1600-0706.2010.18911.x
  2. Mattias Hagmana and Richard Shine (School of Biological Sciences, University of Sydney, Australia). Deceptive digits: the functional significance of toe waving by cannibalistic cane toads, Chaunus marinus, Animal Behaviour, Volume 75, Issue 1, January 2008, Pages 123-131, DOI:10.1016/j.anbehav.2007.04.020
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment