Menunggu Mandat Reaktor Memukul Partikel Allah

Tinuku
KeSimpulan.com – Maju terus memburu 'Partikel Allah' jika ada uang. Demikian pernyataan sebuah panel penasehat federal untuk pejabat pemerintah.

Ad hoc Particle Physics Project Prioritization Panel (P5) mendesak kepada para pejabat di Department of Energy (DOE) Amerika Serikat untuk melanjutkan aktivitas reaktor keras pemukul atom, tetapi hanya jika ada dana. Ini berarti ada kesempatan baik bagi Tevatron collider di Fermi National Accelerator Laboratory (Fermilab) di Batavia, Illinois hingga tahun 2014 dan bukan menutup pada bulan September 2011 seperti yang direncanakan.

Tiga tahun ekstra dapat memberikan kesempatan bagi fisikawan Fermilab mencari data dalam perburuan 'Higgs boson' sebelum dipaku oleh reaktor yang lebih kuat di Eropa Large Hadron Collider yang sedang turun mesin selama 15 bulan hingga tahun 2012.

Pencarian Higgs boson "adalah hal yang paling penting di seluruh domain fisika saat ini," kata Charles Baltay, fisikawan dari Yale University dan ketua P5, kepada para pejabat federal di High Energy Physics Advisory Panel (HEPAP) yang akan segera mengadopsi laporan P5 saat sidang berikutnya. "Kita harus merebut kesempatan," kata Baltay.

Ada tanggapan, namun untuk mengoperasikan Tevatron, DOE harus menambah dana anggaran fisika energi tinggi US$35 juta menjadi US$810. Ada selisih sekitar US$50 juta per tahun biaya untuk mengoperasikan collider dan US$15 juta per tahun di mana Pier Oddone, direktur Fermilab, memperkirakan menguras anggaran lab saat ini US$410 juta dengan menunda eksperimen lain.

P5 tidak mengidentifikasi kemungkinan pemotongan lain dalam program fisika energi tinggi DOE dan menegaskan kembali bahwa DOE seharusnya tidak mengorbankan proyek-proyek fisika partikel di Fermilab dan reaktor di tempat lain untuk menjalankan Tevatron. "Kami tidak melihat apapun, kita bisa melempar atau menyerah," kata Baltay.

Beberapa fisikawan khawatir Kongres mungkin meminta DOE untuk menjalankan Tevatron melampau 2011 tetapi tidak memberikan departemen ini uang tambahan untuk melakukannya. "Bagi saya, ini membawa risiko ke seluruh program," kata Daniel Akerib, fisika dari Case Western Reserve University di Cleveland, Ohio, dan satu-satunya dari 15 anggota HEPAP yang memberikan suara untuk mengadopsi nasihat P5.

Melvyn Shochet, fisikawan dari University of Chicago di Illinois dan ketua HEPAP, setuju tentang risiko ini dan mengatakan bahwa laporan P5 menekankan perlunya dana ekstra. "Kami tidak ingin mandat didanai. Kami ingin didanai mandat-mandat atau tidak sama sekali," kata Shochet.

Sekarang P5 dan HEPAP memiliki langkah tugas selanjutnya untuk menyampaikan ke pemerintahan Obama. DOE, White House Office of Science and Technology Policy, dan White House Office of Management and Budget akan membahas dalam konteks permintaan anggaran DOE untuk tahun 2012 yang akan keluar Februari mendatang.
  1. Fermilab ~ http://www.fnal.gov/
  2. High Energy Physics Advisory Panel (HEPAP) ~ http://www.er.doe.gov/hep/panels/hepap.shtml
  3. Large Hadron Collider (LHC) ~ http://lhc.web.cern.ch/lhc/
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment