Langsung ke konten utama

NASA Dapat Mandat Untuk Keluarkan Warning dan Deflaksi Asteroid

loading...
bisnis online
KeSimpulan.com - NASA diminta merespon, memantau, mengumumkan serta R&D dalam pertahanan planet oleh hantaman asteroid.

NASA akan memainkan bagian dalam melindungi Amerika Serikat dan dunia dari ancaman serangan asteroid berbahaya, demikian proposal yang diajukan oleh John Holdren, direktur White House Office of Science and Technology Policy (OSTP) kepada para pemimpin komite Kongres hari ini.

Usulan Holdren untuk Senate Committee on Commerce, Science, and Transportation dan House Committee on Science and Technology menetapkan tanggung jawab kepada badan antariksa NASA melampaui 2005 Congressional mandate terkait deteksi dan pelacakan 90% dari asteroid yang berpotensi berbahaya dengan diameter lebih besar dari 140 meter. Sampai saat ini NASA telah menemukan 903 dari 1.050 asteroid yang diperkirakan berdiameter satu kilometer atau lebih dalam jarak sekitar 50 juta kilometer dari Bumi.

NASA mendapat mandat untuk memberitahu organisasi lain, termasuk US Federal Emergency Management Agency (FEMA) jika sebuah asteroid berbahaya ditemukan serta mendorong penelitian dan pengembangan kemampuan yang diperlukan untuk melakukan deflaksi batu angkasa tersebut.

Penugasan peran kepada NASA tentang asteroid berlaku pada 15 Oktober lalu setelah Holdren merujuk Undang-Undang Otorisasi NASA tahun 2008. Berdasarkan regulasi, OSTP juga diminta untuk menunjuk sebuah lembaga atau badan yang akan melindungi Amerika Serikat dan melakukan reaksi defleksi jika memang diperlukan.

Sejauh ini, mandat NASA dalam melacak objek di dekat Bumi sebagian besar tidak didanai. Russell 'Rusty' Schweickart, mantan astronot AS yang telah lama menganjurkan Amerika Serikat dan negara-negara lain untuk lebih aktif dalam pertahanan planet terhadap asteroid, mengatakan bahwa tanggung jawab NASA semakin kuat untuk menyusun platform dan meminta Dana tambahan dari Kongres. "Ini adalah langkah maju," kata Schweickart.

Schweickart yang menduduki kursi ketua Ad-Hoc Task Force on Planetary Defense yang dibentuk NASA pada Maret lalu dengan harapan akan berperan lebih banyak dalam mengkoordinasikan pertahanan dari ancaman asteroid.

Holdren juga merujuk peran kunci FEMA tentang dampak yang akan menimpa negara-negara dan wilayah yang terpengaruh. NASA akan membuat notifikasi tambahan melalui Departemen Luar Negeri AS dan saluran diplomatik kepada negara-negara lain yang dapat terkena dampak serta PBB. NASA sebagai sumber data diminta mengeluarkan warning minimal satu hari sebelum dampak terjadi.

Gugus tugas Ad-hoc pada tanggal 6 Oktober lalu merilis sebuah laporan mengenai tindakan yang harus diambil dalam pertahanan planet. Laporan ini merekomendasikan pembentukan Planetary Defense Coordination Office dengan anggaran tahunan sekitar US$250 juta dan inisiasi misi untuk menguji kemampuan dalam menangkis asteroid. Holdren menyebutkan bahwa anggaran Presiden untuk tahun fiskal 2011 meminta kenaikan tiga kali lipat dana untuk deteksi objek medekat Bumi dari US$5,8 juta menjadi US$20,3 juta. Ini masih harus dilihat apakah permintaan anggaran tahun depan akan mencukupi sesuai dengan tanggung jawab tambahan yang diemban badan tersebut.

"Ini penting bahwa pelaksanaan tugas dibahas oleh OSTP yang didukung oleh anggaran yang diusulkan untuk menutup biaya-biaya sederhana yang diperlukan," kata Tom Jones, mantan astronot dan anggota gugus tugas Ad-Hoc.

Meskipun cukup spesifik dalam prosedur pemberitahuan, Holdren tidak menyebutkan secara jelas tentang metode deflaksi asteroid yang menabrak Bumi. "Seperti eksperimen oleh NASA di ruang teknik dan teknologi yang dibutuhkan, OSTP harus memeriksa kembali pertanyaan ini dan mengidentifikasi lembaga yang bertugas melakukan deflaksi," kata Jones.
bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar