Langsung ke konten utama

Dinamika Pergerakan Bebas Objek B Ring di Sekitar Saturnus

loading...
bisnis online
News KeSimpulan.com - Cincin Saturnus yang paling luas dan terang juga paling misterius. Cincin B memiliki fitur seperti phonograph, but how?

Cincin B terukir dengan dua alur gelap di dalam dan terang di luar sehingga nampak seperti fitur CD tua era phonograph. Tetapi tidak seorang pun bisa menjelaskan mekanisme tersebut. Sekarang peneliti melihat tanda-tanda bahwa alur disebabkan bukan oleh kekuatan eksternal tetapi oleh kecenderungan alami tingkat kepadatan, semakin padat maka semakin cerah. Gumpalan serupa mungkin juga terjadi saat terbentuknya galaksi dan sistem planet yang baru lahir.

Para astronom telah lama mengetahui cincin Saturnus dari scan pesawat ruang angkasa Voyager 1 dan 2 pada tahun 1970 dengan gravitasi Bulan jauh dan dekat serta hamburan triliunan es membentuk lapisan tipis yang mengorbit planet menjadi empat bagian cincin utama beserta ribuan kesenjangan dan spiral bergelombang. Tetapi cincin B tetap menjadi enigma. Tidak ada yang bisa menjelaskan material pengorbit dengan gravitasi memotong alur seluas 7,5 juta kilometer dari cincin B yang nampak seperti remah-remah dengan ketebalan hanya puluhan meter.

Masalah terbesar para astronom yaitu tidak memiliki cukup data tentang B-ring ini. Penelitian sebelumnya terfokus pada pengamatan beberapa hari oleh Voyager, tetapi Joseph Spitale dan Carolyn Porco dari Space Science Institute di Boulder, Colorado, dapat melihat-lihat lebih lama. Mereka melaporkan pekan ini di The Journal Astronomi tentang dinamika cincin setelah mempelajari 4 tahun pengamatan oleh pesawat ruang angkasa Cassini yang mengorbit. Mereka mengidentifikasi tiga pulsasi irama halus di bagian tepi luar cincin B. Osilasi menuju tepi dan keluar sekitar 75 kilometer dengan waktu relatif sama yang disebut dengan "overstability."

Spitale mengatakan hipotesis overstability dapat terjadi pada kepadatan cincin B (dan hanya terjadi di sana) karena partikel begitu dekat bersama sehingga berperilaku lebih kolektif seperti cairan daripada seperti gas. Karena kepadatan tinggi, mereka saling sengol secara acak, bahkan semakin lebih padat. Proses ini kemudian memicu gelombang partikel cincin yang padat dengan frekuensi yang sama seperti yang terlihat di tepi ring.

Tabrakan lembut antar partikel cincin kemudian memperkuat gelombang sampai mereka cukup kuat sebagai pulsasi di tepi B-ring. Proses ini juga dapat untuk menjelaskan bentuk galaksi spiral, disk debu ataupun pembentukan planet gas di sekitar bintang, meskipun lompatan untuk skala besar seperti itu akan sulit.

Temuan Cassini "menunjukkan bahkan dalam sistem yang sederhana anda bisa mendapatkan perilaku yang luar biasa. Ini akan mengarahkan kita untuk memahami cincin dengan lebih baik," kata Peter Goldreich, fisikawan dari California Institute of Technology di Pasadena.
  1. J.N. Spitale and C.C. Porco (CICLOPS, Space Science Institute, Boulder, CO 80301, USA). Free Unstable Modes and Massive Bodies in Saturn's Outer B Ring. The Astronomical Journal, Volume 140, Number 6, DOI:10.1088/0004-6256/140/6/1747
bisnis online
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian. Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Komentar