Skip to main content

Klaim Hak Paten Gen BRCA1 dan BRCA2 Ditolak Pengadilan Banding AS

loading...
Tinuku
News KeSimpulan.com - Anti klimaks pertarungan hal paten gen. Departemen Kehakiman AS menolak gugatan banding klaim hal paten gen BRCA1 dan BRCA2.

Pertarungan hukum atas hak paten gen keluar mengejutkan pada hari Jumat kemarin ketika Departemen Kehakiman AS mengeluarkan penyataan singkat bahwa gen kanker payudara BRCA1 dan BRCA2 seharusnya tidak dipatenkan. Hakim mengatakan di dalam amicus curiae document menyatakan isolasi gen ini tidak setara penemuan. "Genome DNA hanya diisolasi dari tubuh manusia tanpa perubahan lebih lanjut atau manipulasi sehingga tidak memenuhi syarat paten."

Argumen yang diajukan sehubungan dengan kasus ini dikaji oleh Pengadilan Banding AS. Sementara sebuah argumen gugatan yang disuarakan oleh pihak penentang paten gen disusun oleh Public Patent Foundation (PubPat) dan the American Civil Liberties Union of New York City. Mereka menggugat U.S Patent and Trademark Office dan Myriad Genetics yang berbasis di Salt Lake City atas kepemilikan Myriad lebih dari selusin paten gen BRCA1 dan BRCA2, data yang digunakan untuk melakukan tes risiko kanker payudara.

Pada bulan Maret lalu, sebuah pengadilan distrik di New York mengabulkan tuntutan pihak PubPat bahwa paten yang dimiliki Myriad tidak valid karena "DNA terisolasi" adalah produk alam dan bukan suatu penemuan. Di lain pihak yaitu industri biotek tidak dapat menerima keputusan pengadilan New York dan mengajukan banding ke Departemen Kehakiman.

Jim Greenwood, Presiden dan CEO Biotechnology Industry Organization, kemarin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keputusan singkat pengadilan ini "tidak konsisten dengan posisi" pemerintah AS di dalam dan di luar negeri selama lebih dari 2 dekade lalu. Greenwood memperingatkan banyak konsekuensi, "Jika diadopsi, posisi Departemen Kehakiman akan melemahkan kepemimpinan AS secara global dan investasi di bidang ilmu pengetahuan, mengganggu pertumbuhan ekonomi AS dan daya saing di dalam dan di luar negeri, kontraproduktif dengan inisiatif sendiri untuk melawan kanker serta pengembangan sumber energi terbarukan," dan tujuan lainnya.

Kevin Noonan, pengacara paten, mengatakan keputusan baru oleh Kehakiman memusnahkan masa lalu. Noonan, misalnya, mengatakan bahwa amicus "advokasi perubahan kebijakan yang penciptanya jelas berlatarbelakang ilmu pengetahuan, teknologi, atau hukum paten. Hal ini mengganggu serta bertentangan dengan kebijakan suara paten."

Pernyataan lain mengatakan Kehakiman kurang radikal. Ini benar-benar "tidak beda jauh, meskipun retorika," kata Robert Cook-Deegan, pakar genetika dan paten dari Duke University's Center for Genome Ethics, Law and Policy di Durham, North Carolina. Cook-Deegan berkomentar, "bagi kebanyakan perusahaan, bahkan biotek, implementasi dari posisi [Keadilan] adalah hal yang sangat sedikit."

Cook-Deegan berpendapat beberapa perusahaan biotek pergi ke pengadilan untuk menengajukan klaim pada sekuens DNA alami. Dan banyak perusahaan baru ingin pagar hukum untuk wilayah di sekitar gen karena mereka berusaha untuk memasarkan teknologi genome utuh yang menggunakan ribuan gen.

Cook-Deegan mencatat keputusan singkat Departemen Kehakiman yang berbeda dengan keputusan pengadilan New York merupakan peristiwa penting. Beberapa paten untai DNA manusia harus tetap utuh, namun kecerdasan manusia tetap diperlukan. Cook-Deegan mengatakan, misalnya, kebijakan Kehakiman tidak akan mengabaikan hak paten DNA komplementer pada terapi molekul atau paten atas terapi vektor berbasis DNA.

Daniel Ravicher, pendiri dan kepala PubPat, mengatakan amicus Departemen Kehakiman adalah "kabar baik bagi kita." Ravicher hanya berharap akan berlaku lebih jauh dan mengadopsi argumen PubPat bahwa tidak akan ada hak paten yang diberikan untuk isolasi DNA.
  1. Breast Cancer Gene Patents (PUBPAT) ~ http://www.pubpat.org/brca.htm
  2. Kevin E. Noonan (Patent Docs) ~ http://www.patentdocs.org/2010/10/doj-tries-to-be-all-things-to-all-constituencies-in-myriad-amicus-brief.html
  3. The New York Time ~ http://www.nytimes.com/2010/10/30/business/30drug.html
  4. Forbes Blog ~ http://blogs.forbes.com/sciencebiz/2010/10/31/the-feds-come-out-against-gene-patents-its-about-time/
Ikuti sains dan teknologi terkini di: Laporan Penelitian
Update via: Google+ Twitter Facebook Pinterest YouTube
Kesimpulan.com menerima konten tentang teknologi, sains, lingkungan dan bisnis dari siapa saja. Kami siap untuk publikasi dan press release. Informasi lanjut kunjungi laman ini.

Comments