Mutasi Gen Impulsif HTR2B Ditemukan Pada Pelaku Kriminal dan Kekerasan

Tinuku
News KeSimpulan.com - Gen impulsif ditemukan pada pelaku kekerasan. Mungkin para iblis adalah biolog yang pandai memodifikasi enzim untuk mutasi gen HTR2B.

Sebuah mutasi gen terkait impulsif, kekerasan dan pembakaran. Mutasi sebuah gen yang disebut HTR2B mencegah produksi reseptor serotonin 2B, titik kunci dalam sel-sel otak untuk neurotransmitter serotonin. Salah satu konsekuensi membuat deplesi serotonin di nucleus accumbens, bagian otak yang terlibat dalam kontrol dan pandangan jauh ke depan terkait konsekuensi suatu tindakan.

Mutasi ini tiga kali lebih umum terjadi pada kriminal kekerasan dalam populasi. Dari 228 narapidana di Finlandia yang menjalani hukuman atas kejahatan kekerasan diskrining, sebanyak 17 terjadi mutasi gen dibandingkan dengan hanya 7 dari 295 kelompok kontrol sehat. Meskipun mutasi muncul terbatas pada orang Finlandia, bisa saja terjadi pada rekan-rekan populasi di tempat lain dengan konsekuensi negatif yang sama, kata para peneliti.

"Kami akan mengantisipasi dari waktu ke waktu, sejumlah besar varian fungsional [dari HTR2B] akan diidentifikasi dengan berbagai efek perilaku," kata David Goldman dari US National Institute di US National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism di Bethesda, Maryland, dan kepala tim studi.

Impulsif memainkan peran penting dalam perilaku kriminal dari semua 17 tahanan yang membawa mutasi ini. Mereka dihukum karena kejahatan mulai dari pembunuhan, percobaan pembunuhan dengan pembakaran dan penyerangan berantai.

"Kejahatan terjadi sebagai reaksi yang tidak seimbang untuk iritasi ringan dan unpremeditated, tanpa potensi keuntungan finansial dan berulang," kata para peneliti.

"Orang-orang dengan gen ini berperilaku seolah-olah mereka memiliki sekering sangat pendek sehingga ringan tangan," kata Goldman.

Goldman dan rekan-rekannya mendukung temuan sebelumnya terkait mutasi penyebab perilaku impulsif pada hewan. Dalam lima uji standar impulsif yang menunjukkan indikator "berani mati" dalam mengeksplorasi lingkungan asing, tikus yang direkayasa tidak memiliki gen HTR2B lebih impulsif dibandingkan dengan tikus sehat.

Namun tim peneliti memperingatkan bahwa skrining perlu dilakukan hati-hati untuk mengidentifikasi gen individu-individu yang berpotensi melakukan tindak kekerasan dan impulsif karena hanya sebagian kecil dari pembawa mutasi berubah menjadi kekerasan.

"Sebagian besar pembawa adalah normal yang memiliki perilaku dan kognitif sehingga screening tidak dibenarkan," kata Goldman.

Peneliti lain memperingatkan untuk tidak melebih-lebihkan efek mutasi yang dibawa manusia, mungkin ada pada setiap 100.000 tetapi hanya sebagian kecil yang telah berubah kekerasan.

"Meskipun ini kecenderungan genetik sebagai faktor risiko yang kuat untuk kekerasan, masih perlu ada faktor lain," kata Han Brunner dari Radboud University di Nijmegen, Belanda.

Pada tahun 1993, Brunner menemukan kecenderungan kekerasan dalam keluarga Belanda yang membawa mutasi gen yang membuat monoamine oxidase A (MAOA), enzim lain yang penting untuk mengatur kadar neurotransmitter di otak. Sebuah varian yang lebih umum dari MAOA terkait dengan perilaku antisosial ditemukan pada tahun 2002 oleh tim yang dipimpin Avshalom Caspi dari Duke University di Durham, North Carolina. Efek negatif ini hanya terpicu jika anak-anak dalam pola asuh buruk.

Sebagai perspektif, Brunner menunjukkan bahwa sifat genetik dikenal mempengaruhi setengah populasi dunia dan membuat seseorang sembilan kali lebih mungkin melakukan kejahatan kekerasan daripada mereka yang tidak membawa mutasi.

"Ini seperti kromosom Y yang membuat laki-laki," kata Brunner.
  1. Laura Bevilacqua, St├ęphane Doly, Jaakko Kaprio, Qiaoping Yuan, Roope Tikkanen, Tiina Paunio, Zhifeng Zhou, Juho Wedenoja, Luc Maroteaux, Silvina Diaz, Arnaud Belmer, Colin A. Hodgkinson, Liliana Dell’Osso, Jaana Suvisaari, Emil Coccaro, Richard J. Rose, Leena Peltonen, Matti Virkkunen & David Goldman. A population-specific HTR2B stop codon predisposes to severe impulsivity, Nature, Volume:468, Pages:1061–1066, Date published 23 December 2010, DOI:10.1038/nature09629
Han Brunner http://www.ncmls.eu/NCMLS/MenuStructures/PI/theme3/HanBrunner.asp
Avshalom Caspi http://www.moffittcaspi.com/
Tinuku Store