Nuklirian Eropa Umumkan Rencana Program Jangka Panjang

Tinuku
News KeSimpulan.com - Nuklirian Eropa menyusun rencana masa depan. Fisikawan nuklir Eropa mengumumkan sebuah rencana jangka panjang.

Sekitar 6000 nuklirian dan insinyur dari benua tersebut sudah menikmati lebih dari selusin laboratorium, tetapi prioritas utama 'Long Range Plan 2010' yang disusun oleh Nuclear Physics European Collaboration Committee (NuPECC) untuk menyesuaikan dua fasilitas besar yang akan selesai dalam dekade ini yaitu Facility for Antiproton and Ion Research (FAIR) di GSI laboratory (Darmstadt, Jerman) dan SPIRAL2 di GANIL laboratory (Caen, Prancis).

SPIRAL2 sudah memiliki anggaran €300.000.000 dan sedang dalam konstruksi, tetapi dalam masa penghematan, para peneliti ingin memastikan bahwa jadwal sesuai rencana dan tidak ada pemotongan anggaran. Sedangkan FAIR dengan anggaran €1.200.000.000 sudah dijamin sebanyak 85% sebagai komitmen dan akan segera mulai jalan konstruksi.

Fisikawan nuklir bekerja dengan beragam teknik dan energi mulai dari beberapa kiloelectron-volts yang digunakan dalam eksperimen astrofisika untuk menguji nucleosynthesis di bintang (melalui sembilan urutan magnitudo teraelectron-volts) yang diperlukan untuk membuat plasma quark-gluon.

FAIR akan menggunakan sejumlah beamlines dan detektor, tetapi teknik yang digunakan salah satunya disebut fragmentation sehingga peneliti dapat melakukan banyak variasi eksperimen yang melibatkan tembakan besar, stabil, dan high-energy nuclei pada target tipis yang sangat tidak umum, nuclei tidak stabil muntah pada sisi lain.

SPIRAL2 akan melengkapi FAIR menggunakan metode alternatif yang menghasilkan nuclei tidak stabil. Dalam teknik ini dikenal sebagai isotope separation online (ISOL) dimana setengah energi nuclei menghantam sasaran tebal dan isotop radioaktif yang dihasilkan terionisasi dalam akselerator lain yang disiapkan untuk eksperimen.

Dalam rencana tersebut, NuPECC juga mendesak lembaga donor untuk mendukung peningkatan fasilitas yang sudah ada termasuk ISOLDE experiment di CERN, SPES di Legnaro National Laboratory (di Italia), AGATA gamma-ray spectrometer yang bisa dipindah-pindahkan dan digunakan pada laboratorium yang berbeda, serta menyediakan akselerator linier superkonduktor baru di GSI laboratory untuk penelitian elemen superheavy.

Lebih lanjut, fisikawan nuklir Eropa merencanakan fasilitas generasi masa depan seperti fasilitas intensitas tinggi ISOL yang disebut EURISOL, dua colliders baru di FAIR untuk eksperimen proton-antiproton dan studi electron-nucleon, serta kemampuan untuk melakukan tumbukan energi tinggi electron-proton di CERN.

Guenther Rosner dari University of Glasgow di Inggris yang juga direktur NuPECC mengatakan panitia merasa rencana jangka panjang tersebut diperlukan karena fasilitas besar memiliki lead time yang sangat panjang sekitar 10 tahun. "Karena mereka menggunakan teknologi mutakhir yang belum pernah dicoba sebelumnya. Mereka juga menjadi komitmen pendanaan besar. FAIR akan menjadi fasilitas fisika nuklir terbesar di dunia. Kita perlu landasan kuat ilmiah sebelum kita pergi ke pemerintah untuk meminta uang," kata Rosner.

Perspectives of Nuclear Physics in Europe - NuPECC Long Range Plan 2010 Download PDF

European Science Foundation (ESF) http://www.esf.org/publications.html
Nuclear Physics European Collaboration Committee (NuPECC) http://www.nupecc.org/
CERN http://public.web.cern.ch/public/
Facility for Antiproton and Ion Research (FAIR) http://www.gsi.de/fair/
SPIRAL2 (GANIL laboratory) http://pro.ganil-spiral2.eu/spiral2
ISOLDE experiment http://isolde.web.cern.ch/ISOLDE/
SPES (Legnaro National Laboratory) http://spes.lnl.infn.it/
EURISOL http://www.eurisol.org/site02/index.php
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment