Otentikasi Bir Monastik Trappist dengan Spektrometri Kimia

Tinuku
News KeSimpulan.com - Anda penggemar Trappist monasteries beer? Ingin menjamu bir di hari Natal? Anda harus berhati-hati dengan monastic name.

Para biarawan Cistercian yang ada dibelakang pabrik dan menyeduh minuman Anda telah lama menderita akibat perdagangan palsu atas nama monastik. Para biarawan menjual bir agar menghasilkan uang tunai untuk kelangsungan biara. Tetapi mereka menderita di tangan brews pemalsu yang menjual moniker monastik tanpa royalti untuk para Trappist. Sebuah tes yang dapat membedakan bir Trappist dari salinan murah segera bisa membayar.

Dari ratusan biara Trappist di seluruh dunia, hanya tujuh bir yang terkenal yaitu di Achel, Chimay, Orval, Rochefort (Italia), Westvleteren dan Westmalle (Belgia), dan La Trappe (Belanda). Dalam edisi Journal of Agricultural and Food Chemistry, Claude Guillou dari European Commission's Institute for the Health and Consumer Protection di Ispra, Italia, mengatakan sedang dilakukan penerapan untuk mempertahankan bir tradisional terhadap pabrik komersial yang menggunakan iklan besar dengan label "monastic origin".

"Bir Trappist menarik karena masing-masing biara memiliki resep sendiri yang dibangun selama berabad-abad dan tetap rahasia sehingga masing-masing memiliki rasa yang sangat spesifik. Kami bertanya-tanya apakah karakteristik mereka berbeda yang dapat tercermin dalam profil analisis mereka," kata Guillou.

Setiap bir Trappist memiliki resep rahasia sendiri. Jadi timnya menggunakan teknik yang disebut liquid chromatography-mass spectrometry (LC-MS) untuk mencari sidik jari profil metabolisme senyawa dalam proses fermentasi unik setiap Trappists. LC-MS memisahkan setiap kelompok kimia dan masing-masing ionises untuk diinjeksi ke spektrometer massa dimana array molekul berat dari senyawa dapat diidentifikasi.

Dalam tes ganda, "sidik jari" yang dihasilkan untuk satu bir Trappist merek Rochefort 8, memungkinkan mereka dengan jelas mengidentifikasi minuman para biarawan dari 232 bir jenis lainnya.

"Telah lama ada kebingungan dan mungkin kebohongan dialami wisatawan beberapa bar tentang penjualan bir gaya Abbey. Pabrik Trappist harus menyambut cara baru otentikasi bir mereka," kata Iain Loe dari European Beer Consumers Union.
  1. Elia Mattarucchi, Jose Manuel Moreno-Rojas, Fabiano Reniero, Claude Guillou (European Commission, Joint Research Centre, Institute for the Health and Consumer Protection, Systems Toxicology Unit, via Fermi 1, 21027 Ispra, Italy); Matteo Stocchero (S-IN soluzioni Informatiche, via Salvemini 9, 36100 Vicenza, Italy); and Giuseppe Giordano (European Commission, Joint Research Centre, Institute for the Health and Consumer Protection, Systems Toxicology Unit, via Fermi 1, 21027 Ispra, Italy; University of Padova, Department of Pediatrics, via Giustiniani 3, 35128 Padova, Italy). Authentication of Trappist Beers by LC-MS Fingerprints and Multivariate Data Analysis, Journal of Agricultural and Food Chemistry, 2010, 58 (23), pp 12089–12095, November 3, 2010, DOI:10.1021/jf102632g

European Beer Consumers Union http://www.ebcu.org/
Credit : En Wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Trappist_beer
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment