Terlambat Bersihkan Amyloid Beta di Otak Penyebab Awal Alzheimer

Tinuku
News KeSimpulan.com - Sebuah protein pasang surut di otak. Studi membuktikan zat terkait Alzheimer dengan tarif normal tetapi terlambat dibersihkan.

Zat yang menumpuk di otak orang-orang dengan Alzheimer bukan karena zat tersebut diproduksi terlalu banyak, tetapi karena mereka tidak dapat menyingkirkannya, demikian temuan yang muncul 9 Desember di Science. Memahami bagaimana substansi yang disebut amyloid-beta (A-beta atau β-amyloid) menginap di otak memberi petunjuk bagaimana Alzheimer menimbulkan kerusakan.

Tidak ada konsensus yang jelas tentang penyebab utama Alzheimer, tetapi banyak ilmuwan berpikir A-beta dibalik penyakit ini. Protein mengganggu sel-sel di otak, mereka berebut kendali normal. Dalam beberapa bentuk yang jarang muncul dari Alzheimer dimana mutasi genetik meningkatkan produksi A-beta, menciptakan ketidakseimbangan dan membanjiri otak dengan protein. Namun penyebab akumulasi adalah murkier untuk bentuk paling umum Alzheimer.

Meskipun studi baru adalah awal dan memiliki keterbatasan, temuan menunjukkan bahwa sistem pemberisihan A-beta adalah sember masalah. Penelitian ini "mengambil hipotesis lama dan akhirnya didukung dengan data," kata Bill Klunk, psikiater dari University of Pittsburgh School of Medicine.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Randall Bateman dari Washington University School of Medicine di St Louis merancang suatu metode untuk melacak fluks A-beta pada orang dengan penyakit tersebut. Asam amino leucine (amino acid leucine) diberi label dengan carbon-13 yang langka dalam tubuh dan dimasukkan ke tubuh 12 relawan sehat dan 12 relawan Alzheimer.

Seperti sel-sel membuat protein selama beberapa jam ke depan termasuk A-beta, mereka kadang-kadang menyambar leucine. Tes kimia pada cairan tulang belakang relawan (berfungsi sebagai indikator kondisi di otak) mengungkapkan tingkat A-beta.

"Intinya adalah mendapatkan akses ke kompartemen, dengan kata lain, otak kita biasanya tidak memiliki akses. Memungkinkan kita untuk melihat tingkat turnover yang mendasari protein ini karena mereka dibuat di otak dan juga mereka membersihkannya," kata Bateman.

Cek cairan tulang belakang menunjukkan pada awalnya A-beta meningkat, kemudian menurun ketika tubuh membersihkan. Kedua kelompok relawan memproduksi amiloid-beta pada tingkat yang sama. Namun, orang dengan Alzheimer membersihkan A-beta pada laju sekitar 30 persen lebih lambat dari pada kelompok kontrol sehat.

"Kami melihat ada ketidakseimbangan sangat jelas, tetapi bukan karena over produksi. Masalah terjadi karena sistem pembersihan tidak memadai," kata Bateman. Ketidakseimbangan bisa mengakibatkan akumulasi protein sebagai penyebab awal atau kerusakan otak dan menyebabkan demensia Alzheimer.

"Sementara saya percaya data ini penting, namun masih banyak yang harus dijelaskan. Interpretasi data yang cukup menantang," kata Paul Aisen, peneliti Alzheimer dan internis dari University of California, San Diego.

Secara khusus, tingkat A-beta dalam cairan tulang belakang bukan merupakan indikator yang jelas dengan tingkat yang sama di otak. Hubungan antara keduanya adalah kompleks dan kurang dipahami untuk klaim protein dalam otak, kata Aisen. Selanjutnya deskripsi rumit adalah kenyataan bahwa tingkat A-beta dikenal lebih rendah dalam cairan tulang belakang pasien Alzheimer dibandingkan dengan orang sehat.

Para peneliti berencana untuk lebih fokus pada penelitian berikutnya dalam membangun secara persis bagaimana A beta dihapus dari otak.
  1. Kwasi G. Mawuenyega, Wendy Sigurdson, Vitaliy Ovod1, Ling Munsell1, Tom Kasten, John C. Morris, Kevin E. Yarasheski, Randall J. Bateman. Decreased Clearance of CNS β-Amyloid in Alzheimer’s Disease, Science, 9 December 2010, DOI:10.1126/science.1197623
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment