Ilmuwan Ciptakan PG5 Rekor Molekul Kimia Sintetik Stabil Terbesar

Tinuku
News KeSimpulan.com - Pohon molekul terbesar yang pernah dibuat. Kimiawan Swiss membuat senyawa PG5, molekul sintetik stabil terbesar yang pernah dibuat.

Dengan diameter 10 nanometer dan massa setara 200 juta atom hidrogen, molekul besar ini dihiasi dengan pelengkap seperti pohon, membuka jalan bagi struktur canggih yang mampu menyimpan obat dalam lipatan atau ikatan untuk berbagai zat yang berbeda. Kompleks makromolekul berlimpah di alam dan PG5 setara dengan ukuran tobacco mosaic virus (TMV). Tetapi membuat molekul besar di laboratorium sangat sulit karena cenderung menjadi berantakan ketika sedang disusun.

"Kimia sintetik sejauh ini tidak mampu mendekati berbagai ukuran unit fungsional tersebut," kata Dieter Schlüter, kimiawan polimer dari Swiss Federal Institute of Technology di Zürich.

Sebelumnya, plastik adalah molekul sintetik stabil terbesar dengan 40 juta massa hidrogen. Untuk membuat molekul raksasa, Schlüter dan rekan-rekannya mengawali dengan polimerisasi standar di mana molekul yang lebih kecil bergabung membentuk rantai panjang. Dengan kerangka karbon dan hidrogen, mereka menambahkan cabang yang terbuat dari cincin benzena dan nitrogen, serta karbon dan hidrogen.

Mereka kemudian melakukan beberapa siklus yang sama, menambahkan sub-cabang untuk masing-masing rantai yang ada menjadi struktur seperti pohon. Hasilnya adalah molekul PG5. Total seluruh sintesis memerlukan 170.000 formasi obligasi dan melapor ke Angewandte Chemie.

Klaus Mullen dari Max Planck Institute for Polymer Research di Mainz, Jerman, terkesan dan menyebutnya sebagai trik yang "keterlaluan".

Untuk mensintesis PG5, Schlüter mengkombinasikan reaksi polimerisasi standar (merakit molekul kecil menjadi rantai panjang atau tulang punggung) dengan reaksi dari wilayah kimia organik lain yang melekat pada kelompok atom secara radial. Schlüter mengatakan karena kedua teknik adalah standar, kerja tim harus bisa mendorong para peneliti lain agar "cukup berani" untuk mencoba membuat makromolekul sintetik.

Schlüter mengatakan molekul seperti PG5 bisa menemukan aplikasi di bidang farmasi melalui cabang-cabang yang berbeda atau bersandar dalam ruang yang dihasilkan oleh lipatan molekul.

"Tidak ada satu kesatuan yang dapat menantang kapasitas muatan PG5 buatan kami," kata Schlüter.
  1. Baozhong Zhang, A. Dieter Schlüter (Department of Materials, Institute of Polymers, Swiss Federal Institute of Technology, ETH Zürich, HCI J 541, 8093 Zürich, Switzerland, Fax: (+41) 44-633-1395); Roger Wepf (EMEZ -Electron Microscopy, ETH Zurich, Switzerland); Karl Fischer, Manfred Schmidt (Institut für Physikalische Chemie, Universität Mainz, Germany); Sébastien Besse (Agroscope Changins-Wädenswil Research Station ACW, Nyon, Switzerland); Peter Lindner (Institute Laue Langevin, Grenoble, France); Benjamin T. King (Department of Chemistry, University of Nevada, Reno, USA); Reinhard Sigel, Peter Schurtenberger (University of Fribourg, Adolphe Merkle Institute and Fribourg Center for Nanomaterials, Marly, Switzerland); Yeshayahu Talmon (Department of Chemical Engineering, Technion-Israel Institute of Technology, Haifa, Israel); Yi Ding, Martin Kröger (Department of Materials, Polymer Physics, ETH Zurich, Switzerland); Avraham Halperin (Laboratoire de Spectrométrie Physique (LSP) CNRS, Université Joseph Fourier, Saint Martin d’Hères, France). The Largest Synthetic Structure with Molecular Precision: Towards a Molecular Object, Angewandte Chemie, International Edition 22 Dec 2010, DOI:10.1002/anie.201005164
Dieter Schlüter http://www.polychem.mat.ethz.ch/people/head/dieters
Klaus Mullen http://www.mpip-mainz.mpg.de/groups/muellen

Credit : Baozhong Zhang et. al. (The Largest Synthetic Structure with Molecular Precision: Towards a Molecular Object. Angewandte Chemie, International Edition 22 Dec 2010, DOI:10.1002/anie.201005164)
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment