Nobelis Biologi Werner Arber Presiden Baru Badan Penasehat Ilmiah Vatikan

Tinuku
News KeSimpulan.com - Paus Benedict XVI menunjuk Werner Arber, mikrobiolog dari Swiss, sebagai presiden baru badan penasehat ilmiah Vatikan, Pontifical Academy of Sciences.

Arber, 81 tahun, sebagai seorang Protestan menjadi pertama kali non-Katolik untuk memimpin organisasi yang memiliki akar historis awal abad ke-17. Arber menggantikan Nicola Cabibbo, fisikawan dari Italia, yang meninggal pada bulan Agustus 2010.

Akademi ini bertugas untuk menjaga agar gereja katolik tetap up to date dengan kemajuan ilmiah terbaru sehingga membantu menghindari kesalahan yang pernah membawa gereja ke dalam konflik dengan ilmu pengetahuan di masa lalu. Kepengurusan saat ini dibentuk oleh Paus Pius XI pada tahun 1936, terdiri dari 80 ilmuwan terkemuka, baik pria maupun wanita, baik religius maupun non-religius dan sebagian besar adalah pemenang Hadiah Nobel.

Arber berbasis di University of Basel dianugerahi Hadiah Nobel tahun 1978 untuk temuan enzim restriksi yaitu protein yang memotong gen menjadi fragmen dan pemahaman yang bisa membantu memerangi berbagai penyakit keturunan dan kanker. Arber yang telah menjadi anggota akademi selama 30 tahun mengatakan bahwa dirinya tidak berniat untuk membuat banyak perubahan untuk menjalankan organisasi.

Arber percaya bahwa akademi semakin efektif ketika para anggota berkumpul untuk membahas pertanyaan-pertanyaan ilmiah besar yang paling menarik bagi Vatikan, khususnya biologi evolusi dan kosmologi dimana mematuhi gereja tidak lagi interpretasi literalis dari kisah penciptaan alkitabiah. Paus baru-baru ini meminta nasihat kepada akademi dengan tema sangat halus yaitu definisi kematian, apakah kematian harus didefinisikan dari apa yang terjadi di otak atau jantung.

Werner Arber http://en.wikipedia.org/wiki/Werner_Arber
Pontifical Academy of Sciences http://www.vatican.va/roman_curia/pontifical_academies/acdscien/
Tinuku Store

No comments:

Post a Comment